Suara.com - Sepeda motor yang digunakan penjahat yang menembak mati sopir taksi Blue Bird bernama Acam Mulyadi (48) di Jalan Gang H. Nawai RT 11 RW 2, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (7/3/2015), ternyata barang curian.
"Jadi, pelaku pakai motor curian. Motor itu milik warga Rawa Bebek yang hilang 19 Januari lalu," kata juru bicara Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo, kepada suara.com, Minggu (8/3/2015).
Siswo mengatakan sepeda motor tersebut dikenali setelah ditinggalkan pelaku di lokasi kejadian.
Pemilik asli sepeda motor, kata Siswo, sudah diperiksa polisi dan mengatakan bahwa itu benar motornya.
"Ia memiliki surat-surat motor yang hilang itu," katanya.
Terkait dengan kasus kejahatan tersebut, Siswo mengatakan saat ini masih dalam pengembangan. Pelaku belum bisa ditangkap.
Siswo menjelaskan bahwa kasus itu bukan pembegalan, melainkan pencurian dengan kekerasan.
"Kalau begal kan di jalan, jadi ini pencurian dengan kekerasan," katanya.
Sampai hari ini, kata Siswo, polisi telah meminta keterangan enam saksi.
Aksi itu dilakukan dua orang. Satu menunggu di atas sepeda motor dan satu lagi masuk ke pekarangan rumah warga. Korban ditembak saat hendak menggagalkan aksi pelaku.
Sebelum meninggal, korban sempat dilarikan ke RS Islam Pondok Kopi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL
-
Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF