Suara.com - Qatar telah mulai membangun kembali 1000 unit rumah di Gaza, Palestina, yang sebelumnya hancur akibat invasi Israel pada 2014 silam. Proyek itu merupakan bagian dari bantuan dari pemerintah Qatar senilai 1 miliar dolar (sekitar Rp13,1 triliun).
Mohammad al-Amadi, kepala Komite Qatar untuk Pembangunan Kembali Gaza, pada Selasa (10/3/2015), mengatakan bahwa Israel telah mengizinkan empat truk bermuatan semen untuk masuk ke Gaza. Bahan bangunan itu akan digunakan untuk memulai pembangunan 1000 unit rumah tersebut.
"Hari ini kami mulai mengerjakan proyek 1 miliar dolar ini," kata Amadi dalam sebuah jumpa pers di Gaza.
Menurut pemerintah Palestina dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekitar 13.000 rumah hancur akibat perang 50 hari melawan Israel pada 2014 silam.
"Kami ingin agar lebih banyak negara ikut membangun Gaza. Gaza telah menderita akibat perang," ujar Amadi.
Adapun Israel belum berkomentar soal izin masuk bahan bangunan Qatar ke Gaza.
Selama ini Israel telah membatasi masuknya bahan bangunan seperti beton, semen, dan besi batangan ke Gaza. Pemerintah Israel beralasan bahwa bahan bangunan itu bisa digunakan Hamas, organisasi yang menguasai Gaza, untuk membangun terowongan-terowongan ke wilayah Israel.
Qatar sendiri adalah sekutu utama Hamas. Pemimpin Hamas, Khaled Meshaal, kini sedang berlindung di Qatar. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
-
Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz