Suara.com - Pemeriksaan terhadap dua pimpinan KPK nonaktif, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto oleh pihak kepolisian sudah resmi ditunda.
Menurut salah satu pimpinan KPK, Zulkarnain mengakui bahwa penundaan tersebut membuktikan adanya kesepakatan antara kedua institusi penegak hukum tersebut.
"Ada kesepakatan yang bagus ya, cooling down-lah," kata mantan Kejati Jawa Timur tersebut di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2015).
Kendati demikian, Zulkarnain belum bisa memastikan apakah penundaan pemeriksaan terhadap keduanya bisa mengarah pada pemberhentian penyidikan.
"Oh saya ngga tahu," jawabnya.
Seperti diberitakan, sebelumnya Wakil Kepala Kepolisian RI(Wakapolri) Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menegaskan bahwa penyidikan kasus kedua pimpinan KPK nonaktif tersebut tidak dihentikan.
Dia bahkan sempat membantah kalau ada surat penghentian pemeriksaan dua pimpinan tersebut. Menurut Badrodin, kasus keduanya tetap dilanjutkan, hanya ditunda agar ketegangan KPK dan Polri dapat dipulihkan.
"Surat keputusan tersebut tidak ada, hanya secara lisan untuk kasus Abraham Samad dan Bambang Widjojanto akan disidik lanjut," ucap calon Kepala Kepolisian RI tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?