Suara.com - Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti membantah ada kesepakatan antara pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri untuk menghentikan penyidikan perkara Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW).
Dia juga sekaligus membantah ada permintaan dari pimpinan KPK ke Polri untuk menghentikan kasus kedua pimpinan KPK nonaktif tersebut.
"Surat untuk keputusan tersebut tidak ada. Hanya secara lisan untuk kasus AS dan BW akan disidik lanjut, namun untuk sementara di pending hingga situasi mereda (konflik KPK vs Polri) dulu hingga situasi kondusif," kata Badrodin melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (11/3/2015).
Badrodin mengaku, memang sudah ada kesepakatan antara pimpinan KPK, Wakapolri dan Jaksa Agung terkait pertikaian KPK dengan Polri. Namun, intinya adalah penyelesaian proses hukum antara KPK dan Polri dilakukan dalam koridor hukum.
"Jadi saya maklumi kalau BW minta ditunda pemeriksaannya, bukan menghentikan proses hukumnya. Penundaan itu bisa satu atau dua bulan kedepan," imbuhnya.
Sebelumnya, Bambang mengatakan bahwa Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki telah menyurati Wakapolri agar menghentikan proses penyidikan terhadap kasusnya dan Abraham Samad. Atas dasar itu, dia menolak untuk diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Bareskrim.
"Senin lalu (9/3/2015) pelaksana tugas Ketua KPK membuat surat. Isi poin pentingnya pimpinan KPK meminta pemeriksaan terkait pimpinan KPK non aktif maupun karyawan KPK dapat dihentikan seperti pembicaraan Kapolri dan Jaksa Agung," kata Bambang di Bareskrim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal