Suara.com - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bali, Wayan Koster mengatakan, ketokohan Megawati Soekarnoputri membuatnya layak kembali memimpin PDIP lima tahun ke depan.
"Ketokohan Ibu Megawati Soekarnoputri (membuatnya) masih layak menjadi Ketua Umum DPP PDIP lima tahun ke depan. Saat ini, belum ada kader selevel beliau," ungkap Koster, di sela-sela persiapan Kongres IV DPP PDIP di Denpasar, Sabtu (14/3/2015).
Koster mengatakan, semua kader dan pengurus dari tingkat PAC, DPC, DPD hingga DPP PDIP, telah bertekad bulat mendukung Megawati kembali menjadi Ketua Umum PDIP periode 2015-2020.
"Kharisma Ibu Megawati sangat kuat dalam memimpin PDIP," tutur Koster yang juga anggota DPR RI itu.
Figur Megawati, lanjut Koster, mampu menjadi pemersatu kader partai, sehingga PDIP tetap eksis sejak bergulirnya era reformasi sampai sekarang. Dia juga mengatakan, dengan ketokohan Megawati, PDIP mampu mengemban amanat rakyat dan menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2014 lalu.
"Dengan kemenangan PDIP itu, mampu mengantarkan kadernya bapak Joko Widodo menjadi Presiden RI ke-7," sambung Koster.
Koster pun mengatakan, perjalanan PDIP cukup panjang untuk mengantarkan kadernya lebih banyak duduk di legislatif. Apalagi pada awal era reformasi mereka menjadi partai oposisi dengan pemerintah.
"Namun setelah menjadi partai politik pemenang pada Pemilu Legislatif dan mengantarkan Bapak Jokowi menjadi Presiden RI, maka PDIP menjadi partai politik yang mendukung pemerintahan. Namun demikian, para legislator dari PDIP tetap berprinsip kritis menyikapi kebijakan pemerintah jika tidak sejalan dengan harapan rakyat," katanya.
Menyinggung persiapan pelaksanaan Kongres IV PDIP yang diselenggarakan di Sanur, Bali, Koster mengatakan bahwa panitia pusat dan daerah secara teknis sudah siap, serta tinggal menunggu pelaksanaannya saja.
"Kesiapan panitia Kongres IV PDIP sudah matang, baik akomodasi maupun teknis lainnya, karena di Bali sangat didukung dengan fasilitas memadai dan dukungan masyarakat yang sangat kondusif," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump
-
Warga vs Mata Elang Bentrok di Klender, Kantor Penagih Motor Jadi Sasaran Amuk
-
Studi: Model Iklim Meleset, Laut Selatan Memanas Lebih Cepat
-
Timur Tengah Gencatan Senjata, Jet Tempur Myanmar Bombardir Wilayah Thailand
-
Krisis Avtur Dimulai, Maskapai Eropa Ini Batalkan 20 Ribu Penerbangan
-
Jangan Terburu-buru Pungut PPN Tol, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Kaji Dampak Daya Beli
-
123 Ribu Lebih Orang di Vietnam Ajukan Tunjangan Pengangguran
-
2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus
-
Momen Langka Gajah Liar Melahirkan di Pinggir Jalan Viral, Netizen Tersentuh
-
Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!