News / Internasional
Rabu, 22 April 2026 | 10:49 WIB
ilustrasi jet tempur (Unsplash/Jeremy Straub )
Baca 10 detik
  • Jet tempur militer Myanmar menyerang pangkalan kelompok Karen di dekat perbatasan Thailand pada Senin, 21 April 2024.
  • Satu bom jatuh ke wilayah Thailand, memicu kepanikan warga hingga otoritas melakukan evakuasi ke tempat aman.
  • Sejumlah warga etnis Karen mengalami luka akibat serpihan bom dan kini dirawat di rumah sakit Thailand.

Suara.com - Saat Timur Tengah gencatana senjata, kondisi memanas justru terjadi tak jauh dari negara Indonesia.

Serangan udara militer Myanmar memicu kepanikan di perbatasan Thailand setelah bom dilaporkan jatuh hingga memasuki wilayah negara tersebut.

Otoritas setempat langsung mengevakuasi warga desa di sekitar Mae Hong Son demi menghindari risiko lebih besar.

Insiden terjadi pada Senin (21/4) sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Jet tempur Myanmar jenis Yak-130 dan MiG-29 menggempur fasilitas yang diduga milik Kesatuan Nasional Karen (KNU), termasuk sebuah rumah sakit dan permukiman warga di wilayah negara bagian Karen.

Lokasi serangan berada sekitar 500 meter dari perbatasan Thailand, berseberangan dengan kawasan Mae Sam Laep di distrik Sop Moei.

Ilustrasi perang. [Unsplash]

Dilansir dari laporan media Thailand, sedikitnya sembilan bom dijatuhkan di sekitar desa U Mi Tha dan U Su Tha di wilayah Hpapun.

Satu bom dilaporkan meleset dan jatuh di dekat Sungai Salween, wilayah Ban Mae Sam Laep, Thailand. Peristiwa itu memicu kepanikan warga yang tinggal di kawasan perbatasan.

Petugas dari Resimen Ranger ke-36 bersama otoritas lokal segera mengevakuasi penduduk ke lokasi aman di Desa Huai Kong Kat.

Baca Juga: IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528

Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan serangan susulan.

Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.

Namun, situasi keamanan di kawasan perbatasan dilaporkan semakin tegang dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan lain menyebutkan sejumlah warga etnis Karen mengalami luka akibat serpihan bom.

Mereka telah dipindahkan ke Thailand untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mae Sam Laep.

Konflik bersenjata di Myanmar memang terus meningkat, terutama di wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak.

Load More