Suara.com - Pengamat hukum tata negara Margarito Kamis meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tetap melanjutkan perjuangan meloloskan APBD tahun 2015 versi pemerintah provinsi.
Dengan kata lain, tidak mempedulikan penggunaan hak angket DPRD yang menyoal prosedural pengajuan APBD ke Kementerian Dalam Negeri.
"Supaya negara ini sehat, Ahok jangan mundur, lanjutkan dan anggap hak angket sebagai petasan. Lawan saja," kata Margarito di acara diskusi di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (14/3/2015)
Tapi, Margarito mengatakan seiring dengan berjalannya proses tersebut, Ahok harus tetap berkomunikasi dengan dewan dalam kerangka mencari jalan keluar agar permasalahan APBD segera selesai.
"Tapi jauh lebih bagus kalau Kalau Pak Ahok datang, lalu bilang mau bicara, dan terserah DPRD. Kalau begitu, bola hak angket kempes," tambahnya.
Menurut Margarito sebenarnya langkah Ahok mengirimkan APBD ke Kemendagri menyalahi aturan karena yang dikirim bukan yang telah disahkan DPRD.
"Ahok harus dikoreksi secara fundamental. Ini bisa transform dari negara demokrasi ke otoriter. Tak ada tatanan bernegara di negara yang demokratis yang mengeluarkan RAPBD 2015 tanpa dibahas dengan rakyat, dalam hal ini DPRD DKI," kata Margarito.
Margarito juga menilai istilah ada dana siluman di APBD 2015 yang kerap dilontarkan Ahok kurang tepat, mengingat APBD masih dalam wujud rancangan atau belum disahkan.
"Secara konstitusional, ini anggaran belum ada. Baru dibicarakan, bagaimana cerita korupsi. Anggaran tahun ini sebesar sekian, dari mana sumber, dan itu yang dibicarakan. Nggak ada dana siluman. Hal yang dibicarakan, disepakati bersama, masuk RAPBD, maka sah secara hukum, tidak dapat dikualifikasi anggaran siluman," kata Margarito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI
-
Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?
-
Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026
-
BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park