Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahraw mengungkapkan, Presiden Jokowi akan menjadi Ketua Pengarah Asian Games ke-18 pada 2018 nanti. Menurut Imam, Jokowi ingin meniru langkah yang diambil Presiden Soekarno ketika memimpin langsung pelaksanaan Asian Games 1982 di Jakarta.
“Bapak Presiden sangat concern dan bahkan ini akan dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan kebangsaan kita,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2015) malam, seperti dilansir dari laman Setkab.go.id.
Imam Nahrawi menjelaskan, Presiden Jokowi akan melibatkan stakeholder olahraga, terutama olahragawan yang pernah membawa harum nama Indonesia, baik ketika di Olimpiade, Asian Games maupun Sea Games dan bahkan para pelaku olahraga.
“Karenanya, nanti dalam kepanitiaan pengarah, Presiden akan melibatkan banyak olahragawan yang berprestasi seperti halnya tadi disebut Rudi Hartono, Taufik Hidayat, ada juga Susi Susanti, Alan, Darius, Richard Sambera dan beberapa nama lain,” jelas Imam.
Dia menjelaskan, draft Keputusan Presiden (Keppres) mengenai panitia Asian Games 2018 diperbaiki lagi. Diharapkan, besok sore (hari ini-red) draft Keppres kepanitiaan Asian Games 2018 itu sudah bisa difinalkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan