Suara.com - Pelaksanaan Asian Games 2018 di Indonesia sesuai dengan rencana akan digulirkan pada tanggal, bulan dan tahun cantik yaitu 18-8-18 dan berakhir pada 2 September.
"Waktu pelaksanaan Asian Games 2018 telah diputuskan pada rapat koordinasi tadi," kata Ketua KOI Rita Subowo usai Rapat Koordinasi Komite Asian Games 2018 yang pertama di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (27/1/2015).
Demi mensukseskan kejuaraan olahraga terbesar di Asia ini, tuan rumah Indonesia langsung bergerak cepak untuk mempersiapkan diri meski hingga saat ini payung hukum dari kejuaraan empat tahunan itu belum ditandatangani Presiden Joko Widodo.
Bahkan delegasi dari federasi olahraga Asia atau OCA sudah melihat secara langsung beberapa lokasi yang akan digunakan sebagai lokasi pertandingan terutama yang ada di Jakarta dan Banten.
Delegasi OCA yang dipimpin oleh Tzunekazu Takeda itu selama di Jakarta melihat kompleks Jakarta International Expo (Jiexpo) Kemayoran, selanjutnya menuju kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang serta diakhiri meninjau kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
"Delegasi sudah melihat secara langsung dan memberikan masukan terkait dengan keperuntukannya," kata Rita Subowo menambahkan.
Mantan Ketua Umum KONI itu menjelaskan, delegasi OCA juga telah memberikan masukan jika kawasan Jiexpo Kemayoran cocok untuk menggelar cabang olahraga beladiri. Sedangkan untuk kawasan BSD cocok untuk bertandingan beregu seperto bola voli karena memiliki atap yang tinggi.
Untuk kawasan GBK, pihak Delegasi OCA juga menyarankan untuk dilakukan renovasi. Renovasi sendiri memang sudah direncanakan dari awal dan dananya bahkan telah disiapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas).
"Untuk cabang olahraga yang disetujui ada 34 cabang. Itu termasuk pencak silat. Saat ini Indonesia masih memperjuang beberapa cabang olahraga lain yang berpeluang meraih emas," kata Rita Subowo menjelaskan.
Cabang olahraga yang berusaha diperjuangkan di Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Palembang adalah panjat tebing, bowling, paragliding dan sepatu roda.
Sementara itu, Deputi Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot S Dewa Broto menjelaskan, draf Keppres Asian Games 2018 saat ini sudah dimasukkan ke Sekretariat Negara. Dengan demikian, tinggal menunggu tanda tangan Presiden Joko Widodo. (Antara)
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan
-
Dewan Pers di HPN 2026: Disrupsi Digital Jadi Momentum Media Bebenah
-
Benang Merah Dua Ledakan di Sekolah: Ketika Perundungan, Internet, dan Keheningan Bertemu
-
Tembus 79,9 persen, Kenapa Kepuasan Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Presiden Sebelumnya?
-
Saat Pemutakhiran Data Bantuan Berujung Pencabutan Status BPJS PBI, Begini Situasi yang Terjadi
-
Peringati World Interfaith Harmony Week 2026, Ketua DPD RI Fasilitasi Dialog Tokoh Lintas Agama
-
Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
-
Kasus Chromebook, Pakar: Kejaksaan Bongkar Siasat 'Regulatory Capture' untuk Dalih Nadiem Makarim
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan