Suara.com - Jika di Indonesia ada kasus unik, di mana seorang perempuan tua renta diadili gara-gara mencuri beberapa potong kayu jati, di Norwegia ada kasus hukum yang tak kalah unik.
Seorang lelaki asal Hordaland, Norwegia, ditangkap atas tuduhan tak biasa. Lelaki berusia 40-an tahun itu dituding merekatkan wig yang dibuat dari rambutnya sendiri ke kepala kenalannya yang botak.
Lansiran surat kabar Bergens Tidende, si lelaki mengatakan, korban berkepala botak maka ia sepakat untuk membuatkan rambut palsu untuk si korban. Namun, entah apa sebabnya, kenalannya tak puas dan menuntut si lelaki.
Tentu saja, bagi jaksa penuntut di pengadilan, kasus ini dipandang sebagai salah satu kasus paling aneh yang pernah ia hadapi sepanjang kariernya.
Ternyata, si lelaki juga dituduh melanggar beberapa pasal lain. Selain pencurian, si lelaki juga dituduh melanggar perintah untuk menjauhi rekannya yang botak tersebut.
Pengacara lelaki itu belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan. (Mirror)
Berita Terkait
-
5 Obat Penumbuh Rambut Terbaik di Apotek, Solusi Rontok dan Botak
-
5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
5 Rekomendasi Rosemary Oil untuk Atasi Kebotakan Dini, Cegah Rontok dan Lebatkan Rambut
-
5 Rekomendasi Hair Oil Rosemary untuk Cegah Kebotakan dan Rambut Rontok di Usia 30-an
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan