Suara.com - Pemerintah sudah melaporkan semua pembuat situs layanan nikah siri online kepada polisi. Mereka dianggap menipu dengan menerbitkan buku nikah palsu untuk para pengantin.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan menindak para penyedia layanan nikah sirih secara online.
"Mereka (para penyedia layanan nikah sirih Online) sudah melakukan tindak pidana. Dan kita juga sudah melaporkannya juga ke kepolisian untuk membawanya ke proses hukum," kata Lukman di gedung AA. Maramis II, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2015).
Menurut Lukman, mereka telah menyalahi aturan Kementerian Agama karena mengeluarkan buku-buku nikah tanpa ada rekomendari dari lembaga yang sah.
"Karena mereka telah melakukan penipuan, bahkan diantara mereka menerbitkan buku-buku nikah yang sama sekali di luar pengetahuan di Kementerian Agama. Jadi buku-buku itu adalah palsu," katanya.
Lukman juga telah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika segera menutup seluruh situs layanan nikah siri online.
"Nikah sirih online, kita sudah minta kepada kantor kominfo untuk memblokir, menutup situs-situs nikah sirih online seperti itu. Karena hal itu tidak dibenarkan," kata Lukman.
Berita Terkait
-
Menteri Agama: Perppu Dibutuhkan untuk Hukum Pendukung ISIS
-
Antisipasi Penyebaran ISIS, Menag Gandeng Tokoh Agama
-
LKS Menghina Sahabat Nabi Berdampak Negatif Bagi Peserta Didik
-
Beredar Buku LKS Hina Sobat Nabi, Menteri Agama Kecolongan Lagi
-
Menteri Agama Minta Polisi Usut Buku LKS Lecehkan Sobat Nabi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan
-
1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat
-
Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila