Suara.com - Ketua Bidang Hukum dan Regulasi Desk Cyber Kemenkopolhukam, Edmon Makarim, menilai Kemenkominfo hanya mengalihkan situs-situs Islam radikal, bukan menutup laman tersebut dari media sosial.
"Situsnya tidak hilang, hanya tidak bisa diakses," kata Edmon di Jakarta, Sabtu (4/4/2015).
Menurutnya, untuk menutup situs yang dianggap menyebarkan paham radikal itu harus menunggu keputusan pengadilan.
"Kalau situs ditutup itu keputusan pengadilan. Domainnya tidak ada lagi," katanya.
Kata dia, upaya pemerintah hanya mengalihkan pengguna internet yang ingin masuk ke situs tersebut ke laman lain.
Dia mencontohkan situs Napster yang ditutup karena memfasilitasi pelanggaran hak cipta. Menurutnya, jika ditutup seperti Napster, maka ketika diakses akan dinyatakan situs itu sudah tidak ada lagi.
"Tapi tidak semua situs begitu. Kalau tidak maka DNS (domain name server) yang melakukan filtering," kata dia.
Dia berharap, pemerintah dalam mengontrol situs-situs di medsos menggunakan kebijakan notice and take down. Dimana, kata dia, ketika masyarakat mengakses situs ada pemberitahuan apakah konten situs itu berbahaya dan pengelola situs bisa menghilangkan konten tersebut dari situsnya.
"Tidak hanya di negeri kita tapi di semua negara. Informasi di internet kan tidak hanya positif saja," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement