Suara.com - Dua pasangan atlet pemusatan pelatihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menjadi andalan Tim Merah Putih dalam turnamen Singapura 2015 yang akan berlangsung Selasa besok (7/4/2015) hingga Minggu (12/4/2015).
"Kami berpikir realistis saja di Singapura. Sejauh ini Indonesia masih berharap pada ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir," kata Manajer Tim Indonesia Rexy Mainaky seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI di Jakarta, Senin malam (6/4/2015).
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI itu mengatakan pasangan Hendra/Ahsan dapat mempertahankan penampilan dan merebut gelar juara di Singapura setelah menjuarai turnamen Malaysia Terbuka 2015 pada pekan sebelumnya.
"Meski Tontowi/Liliyana kemarin kalah pada semifinal, kami melihat hasil itu lebih baik dibanding saat mereka kalah pada All England 2015 dengan lawan tanding yang sama," kata Rexy.
Tim Merah Putih, lanjut Rexy, juga berharap atlet-atlet lain pelatnas PBSI dapat menunjukkan peningkatan penampilan dibanding saat bertanding dalam Malaysia Terbuka.
"Kami berharap para atlet muda dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka di Singapura. Pada nomor ganda campuran, kami berharap Praveen Jordan/Debby Susanto dapat bermain lebih konsisten," katanya.
Sementara, untuk ganda putri Tim Indonesia berharap pada satu-satunya pasangan pelatnas yaitu Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani yang sedang menambah pengalaman bertanding pada turnamen tingkat super series.
"Tunggal putri Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty langsung ke babak utama. Semoga hasil undian itu dapat dimanfaatkan untuk meraih poin sebanyak-banyaknya. Kami berharap mereka mencapai hasil lebih baik dari turnamen Malaysia. Paling tidak, mereka bisa ke perempat final," kata mantan atlet ganda putra itu.
Selain Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty, PBSI juga mengirim dua wakil lain pada nomor tunggal putri yaitu Hanna Ramadini dan Lyanny Alessandra Mainaky. Tapi, Hanna dan Lyanny harus memulai langkah mereka dari babak kualifikasi.
Turnamen Singapore Terbuka 2015 akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium (SIS) dan memperebutkan total hadiah sebesar 300 ribu dolar AS. (Antara)
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar