Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Pratikno berharap Komisi III DPR segera melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test Komisaris Jenderal Badrodin Haiti sebagai calon tunggal kapolri.
"Kami sangat berharap agar beliau-beliau di DPR segera melakukan fit and proper test, dan kemudian kita berharap menyetujui Pak Badrodin Haiti sebagai kapolri yang baru," kata Praktikno di Istana Negara Jakarta, Rabu (8/4/2015).
Dia menegaskan bahwa saat ini sedang fokus ke pemilihan calon kapolri karena Presiden Joko Widodo sudah mengajukan ke DPR.
"Presiden juga sebagaimana disampaikan pada beberapa kesempatan akan menghargai mekanisme yang berlaku di DPR," katanya.
Terkait rumor bahwa Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan akan diposisikan sebagai wakapolri, Pratikno menyatakan tidak mau terjebak dengan diskusi semacam itu karena proses di DPR sedang berjalan.
Pratikno berharap Badrodin akan segera melakukan perannya sebagai kapolri secara baik, menaati mekanisme, kemudian menghargai upaya untuk reformasi kepolisian, pemberantasan korupsi.
"Kami percaya Pak Badrodin bersama dengan mekanisme internal Polri akan menentukan orang yang terbaik untuk masuk ke jajaran pimpinan Polri," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Surat Jokowi Soal Badrodin Tak Dibacakan di Sidang Paripurna DPR
-
Surat Jokowi Usulkan Badrodin Jadi Kapolri Dibacakan di Paripurna
-
Istana Klaim Semua Fraksi di DPR Setujui Pencalonan Badrodin
-
Nasdem Berharap Badrodin Nanti Angkat Budi Gunawan Jadi Wakapolri
-
Rapat Konsultasi Jokowi-DPR Mulai Jam 11, Bahas 2 Agenda Penting
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan