Suara.com - Pemerintah mencairkan Rp3,5 triliun untuk Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) tahap kedua yang disalurkan di luar ibu kota provinsi.
"Untuk tahap dua, hari ini cair Rp3,5 triliun untuk pemegang kartu PSKS di luar ibu kota provinsi. Sedangkan untuk tahap pertama telah cair Rp1,6 triliun di lingkungan ibu kota provinsi," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Rabu (8/4/2015).
Secara nasional, dimulai 1 April 2015 pemerintah kembali menyalurkan dana PSKS menggunakan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara-perubahan (APBN-P) sebesar Rp9,8 triliun.
Penyaluran PSKS dilaksanakan sejak 1-18 April 2015 melalui Kantor Pos dan terakhir pada 18 April seluruh penerima PSKS akan mendapatkan uangnya melalui rekening masing-masing.
Mensos mengatakan, proses penyaluran dana PSKS tahap dua relatif terjadwal dengan baik dan kemungkinan berdesak-desakan serta penumpukan warga di Kantor Pos bisa diminimalisasi.
"Pada 18 April ini, diharapkan penyaluran PSKS baik di ibu kota maupun di luar ibukota provinsi sudah menerima dana Rp 600 ribu. Bagi para lanjut usia (lansia), orang sakit dan penyandang disabililas bisa diantar ke rumah," katanya.
Saat ini, jelas Khofifah, ada 418.000 warga pemegang kartu PSKS yang belum mencairkan dana. Karena itu, segera dilakukan validasi data, apakah meninggal dunia, pindah domisili atau apakah menjadikan sebagai simpanan.
Pada akhir April akan dilakukan validasi data, setelah selesai, segera dana dikembalikan ke kas negara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran