Ilustrasi kekerasan di lembaga pendidikan. (shutterstock)
Seorang kepala sekolah memukuli muridnya hingga tewas. Kepala sekolah itu berasal dari Sekolah Dwarika Prasad di desa Railamau, India.
Kepala seokah itu bernama Lalit Verma. Dia memukul murid lelaki bernama Shiva karena masalah kenakalan anak 11 tahun. Shiva mencuri pensil dan penghapus temannya.
Verma marah dan memukuli Shiva dengan membabibuta. Setelah dipukuli, Shiva tidak langsung tewas. Begitu sampai di rumahnya, dia muntah-muntah dan dilarikan ke Rumah Sakit Fetehpur. Dia tewas dalam perjalanan.
Verma pun didakwa pengadilan dan ditahan. Times of India melaporkan dia didakwa dengan pasal pembunuhan berdasarkan visum si anak.
Kasus kebrutalan guru di India bukan pertama kali terjadi. Sebalumnya di Kota Burdwan terjadi pemunuhan murid akibat dihukum oleh guru. Dia mari karena dipukul dengan tongkat. Bahkan pernah guru di India membuang anak murid ke jalan karena orangtuanya tidak bisa membayar iuran sekolah.
Kepala seokah itu bernama Lalit Verma. Dia memukul murid lelaki bernama Shiva karena masalah kenakalan anak 11 tahun. Shiva mencuri pensil dan penghapus temannya.
Verma marah dan memukuli Shiva dengan membabibuta. Setelah dipukuli, Shiva tidak langsung tewas. Begitu sampai di rumahnya, dia muntah-muntah dan dilarikan ke Rumah Sakit Fetehpur. Dia tewas dalam perjalanan.
Verma pun didakwa pengadilan dan ditahan. Times of India melaporkan dia didakwa dengan pasal pembunuhan berdasarkan visum si anak.
Kasus kebrutalan guru di India bukan pertama kali terjadi. Sebalumnya di Kota Burdwan terjadi pemunuhan murid akibat dihukum oleh guru. Dia mari karena dipukul dengan tongkat. Bahkan pernah guru di India membuang anak murid ke jalan karena orangtuanya tidak bisa membayar iuran sekolah.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga