Gelar Pasukan Pengamanan KAA
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan persiapan pelaksanaan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika di Jakarta dan Bandung sudah mencapai 80 persen.
"Kendala yang substantif tidak ada. Bisa dikatakan sudah mencapai 80 persen," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Freddy H. Tulung dalam press briefing di Jakarta, Selasa.
Namun demikian, Kemenkominfo masih memerlukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) selaku penyelenggara Asia-Africa Business Summit yang akan dilangsungkan di Jakarta 21-22 April.
"Belum ada informasi tentang bagaimana peliputan di business summit itu. Kalau bisa memakai ID yang sama," kata Freddy.
Panitia KAA 2015 hanya akan mengakomodasi sebanyak 1.000 jurnalis dari dalam dan luar negeri untuk peliputan.
Kemenkominfo menyediakan fasilitas media center di Jakarta, yang mengambil tempat di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center, bisa menampung sebanyak 1.000 jurnalis, sementara di Bandung, yang terbagi di empat titik, hanya bisa mengakomodasi sebanyak 600 jurnalis.
Media Center di Exhibition Hall B JCC, Jakarta akan beroperasi dari tanggal 22-23 April dari jam 07.30 hingga 21.00 WIB.
Sebanyak 250 komputer dan 250 koneksi LAN disediakan di Media Center Jakarta dengan sambungan internet mencapai 2 Gbps.
Tempat parkir untuk kendaraan para jurnalis disediakan di area parkir Gedung TVRI.
"Jadi hanya boleh 'drop' saja di JCC" kata Freddy.
Sedangkan sejumlah media center di Bandung akan mengakomodasi para jurnalis pada tanggal 24 April dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Media Center di Bandung tersebar di empat titik yaitu di Gedung PGN, Jalan Braga Panjang, Hotel Ibis-Style Braga di Jalan Braga, Gedung New Majestic, bersebelahan dengan Gedung Merdeka dan Gedung Kimia Farma.
Plenary Session akan tertutup bagi para awak media sehingga pihak penyelenggara akan menggunakan "host broadcaster" dan "host photographer" untuk menyediakan materi berita kepada jurnalis.
Kominfo juga menyediakan 10 bus bagi 200 jurnalis yang akan menuju ke Bandung dari Jakarta untuk melakukan peliputan.
Sepuluh bus akan diberangkatkan pada pukul 04.30 WIB dari Jakarta mengingat para jurnalis diharuskan sampai di area peliputan KAA selambat-lambatnya pukul 06.30 WIB.
Sebanyak 3.000 personel Brimob Mabes Polri akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Jakarta. Sementara 1.015 personel dari Polda Jabar dan 400 Brimob dari Polda Metro Jaya akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Bandung.
Peringatan 60 tahun KAA akan berlangsung dari 19-24 April 2015. Pada 19 April akan dilangsungkan pertemuan pejabat tinggi (SOM) di Jakarta dan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April.
Sedangkan Konferensi Tingkat Tinggi KAA akan berlangsung di Jakarta pada 22-23 April.
Rangkaian peringatan 60 tahun KAA akan berakhir pada 24 April di Bandung di mana para kepala negara akan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homman ke Gedung Merdeka.
KTT KAA tahun ini diharapkan menghasilkan tiga dokumen yaitu Bandung Message, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Asia dan Afrika (NAASP) dan deklarasi mendukung kemerdekaan Palestina. (Antara)
"Kendala yang substantif tidak ada. Bisa dikatakan sudah mencapai 80 persen," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Freddy H. Tulung dalam press briefing di Jakarta, Selasa.
Namun demikian, Kemenkominfo masih memerlukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) selaku penyelenggara Asia-Africa Business Summit yang akan dilangsungkan di Jakarta 21-22 April.
"Belum ada informasi tentang bagaimana peliputan di business summit itu. Kalau bisa memakai ID yang sama," kata Freddy.
Panitia KAA 2015 hanya akan mengakomodasi sebanyak 1.000 jurnalis dari dalam dan luar negeri untuk peliputan.
Kemenkominfo menyediakan fasilitas media center di Jakarta, yang mengambil tempat di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center, bisa menampung sebanyak 1.000 jurnalis, sementara di Bandung, yang terbagi di empat titik, hanya bisa mengakomodasi sebanyak 600 jurnalis.
Media Center di Exhibition Hall B JCC, Jakarta akan beroperasi dari tanggal 22-23 April dari jam 07.30 hingga 21.00 WIB.
Sebanyak 250 komputer dan 250 koneksi LAN disediakan di Media Center Jakarta dengan sambungan internet mencapai 2 Gbps.
Tempat parkir untuk kendaraan para jurnalis disediakan di area parkir Gedung TVRI.
"Jadi hanya boleh 'drop' saja di JCC" kata Freddy.
Sedangkan sejumlah media center di Bandung akan mengakomodasi para jurnalis pada tanggal 24 April dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Media Center di Bandung tersebar di empat titik yaitu di Gedung PGN, Jalan Braga Panjang, Hotel Ibis-Style Braga di Jalan Braga, Gedung New Majestic, bersebelahan dengan Gedung Merdeka dan Gedung Kimia Farma.
Plenary Session akan tertutup bagi para awak media sehingga pihak penyelenggara akan menggunakan "host broadcaster" dan "host photographer" untuk menyediakan materi berita kepada jurnalis.
Kominfo juga menyediakan 10 bus bagi 200 jurnalis yang akan menuju ke Bandung dari Jakarta untuk melakukan peliputan.
Sepuluh bus akan diberangkatkan pada pukul 04.30 WIB dari Jakarta mengingat para jurnalis diharuskan sampai di area peliputan KAA selambat-lambatnya pukul 06.30 WIB.
Sebanyak 3.000 personel Brimob Mabes Polri akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Jakarta. Sementara 1.015 personel dari Polda Jabar dan 400 Brimob dari Polda Metro Jaya akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Bandung.
Peringatan 60 tahun KAA akan berlangsung dari 19-24 April 2015. Pada 19 April akan dilangsungkan pertemuan pejabat tinggi (SOM) di Jakarta dan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April.
Sedangkan Konferensi Tingkat Tinggi KAA akan berlangsung di Jakarta pada 22-23 April.
Rangkaian peringatan 60 tahun KAA akan berakhir pada 24 April di Bandung di mana para kepala negara akan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homman ke Gedung Merdeka.
KTT KAA tahun ini diharapkan menghasilkan tiga dokumen yaitu Bandung Message, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Asia dan Afrika (NAASP) dan deklarasi mendukung kemerdekaan Palestina. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!