Logo Twitter
Kementerian Komunikasi dan Informatika mengaku keculitan mencegah prostitusi online di media sosial. Sebab negara tidak bisa memblokir akun-akun Twitter yang menyebar pornografi.
Sebab pemblokiran akun prostitusi online itu hanya bisa dilakukan oleh Twitter. Indonesia bisa mengirimkan surat ke perusahaan raksasa sosial media itu. Namun prosesnya akan panjang.
"Prosesnya lama banget, tergantung Twitter. Kita bisa ajukan surat," jelas Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Hendri Subiakto saat berbincang dengan suara.com, Kamis (16/4/2015).
Makanya Pemerintah Indonesia meminta Twitter berkantor di Indonesia. Tujuannya agar komunikasi dan jalur keperluan pemblokiran konten bermasalah bisa lebih mudah. Sejak 5 Maret 2015 kemarin Twitter sudah berkantor di di lantai 15 gedung One Pacific Place, SCBD, Jakarta.
"Minimal komunikasi lebih mudah. Makanya kita mau mereka berkantor di Indonesia," kata Hendri.
Sebelumnya ramai kasus pembunuhan Deudeuh Alfisahrin atau Deudeuh 'Tata Chubby'. Deudeuh diduga menjaring lelaki hidung belang lewat media sosial, Twitter.
Tapi dia dibunuh oleh teman kencannya sendiri, Muhammad Rio Santoso. Rio sudah ditangkap Kepolisian Polda Metro Jaya. Di tempat pembunuhan ditemukan daftar buku tamu Deudeuh.
Sebab pemblokiran akun prostitusi online itu hanya bisa dilakukan oleh Twitter. Indonesia bisa mengirimkan surat ke perusahaan raksasa sosial media itu. Namun prosesnya akan panjang.
"Prosesnya lama banget, tergantung Twitter. Kita bisa ajukan surat," jelas Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Hendri Subiakto saat berbincang dengan suara.com, Kamis (16/4/2015).
Makanya Pemerintah Indonesia meminta Twitter berkantor di Indonesia. Tujuannya agar komunikasi dan jalur keperluan pemblokiran konten bermasalah bisa lebih mudah. Sejak 5 Maret 2015 kemarin Twitter sudah berkantor di di lantai 15 gedung One Pacific Place, SCBD, Jakarta.
"Minimal komunikasi lebih mudah. Makanya kita mau mereka berkantor di Indonesia," kata Hendri.
Sebelumnya ramai kasus pembunuhan Deudeuh Alfisahrin atau Deudeuh 'Tata Chubby'. Deudeuh diduga menjaring lelaki hidung belang lewat media sosial, Twitter.
Tapi dia dibunuh oleh teman kencannya sendiri, Muhammad Rio Santoso. Rio sudah ditangkap Kepolisian Polda Metro Jaya. Di tempat pembunuhan ditemukan daftar buku tamu Deudeuh.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak
-
Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU
-
5 Perbedaan Jenis Puff Cushion Rubycell vs Velvet yang Bikin Hasil Makeup Beda
-
Membedah Makna Lagu 'Usik' Feby Putri: Seni Berdamai dengan Luka Masa Lalu
-
Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga
-
Turun Langsung Cek Karhutla di Kalimantan, Prabowo Minta Tindak Tegas Setiap Pelanggar Hukum!
-
Rayakan 20 Tahun Debut, BigBang Bahas Identitas dan Kejayaan di Lagu BiiiG
-
Perang SUV Listrik Memanas: Nevo Q05 Pamer Ngecas Kilat, Leap Motor Andalkan Sasis Eropa
-
6 Cara Pakai Bedak Tabur di Atas Sunscreen agar Tidak Menggumpal, Makeup Jadi Halus
-
Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?