Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat prihatin atas kelalaian rukun tetangga dan rukun warga yang tidak menerapkan wajib lapor 1x24 jam kepada warga yang ingin bertamu.
Hal itu menanggapi peristiwa Tata Chubby alias Deudeuh, seorang pekerja seks komersial yang dibunuh di kamar kosnya di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2015)
"Imbauannya adalah data. jadi aturan dulu tuh baik, 1 x 24 jam, itu harus lapor, sekarang udah mulai dilanggar. jadi artinya apa, kontrol sosial, itu semakin longgar," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/4/2015).
Untuk itu, Pemprov DKI, kata dia perlu mengigatkan kembali kepada setiap rukun tetangga dan rukun warga di DKI Jakarta mengenai himbauan wajib lapor 1x24 jam tersebut.
"Kita perlu ingetin lagi. Bukan hanya untuk prostitusi bagaimana dengan terorisme. Kemarin kita mau gerebek itu, eh keluarlah ini," kata dia.
Selain itu, untuk mengantisipasi indekos yang dijadikan tempat prostitusi, dia meminta kepada perangkat-perangkat desa di setiap kelurahan untuk mendata pemilik kos dan penghuni kos.
"Makanya mau kita koordinasikan ini, supaya RT, RW, Lurah, LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan) termasuk bisa mendata rumah-rumah itu," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia
-
PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan
-
Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia
-
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan
-
Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi
-
Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi