Suara.com - Insiden penculikan terhadap pengusaha Thalib Abbas mulai benderang. Unit Jatanras Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil menciduk enam pelaku penculikan. Ada pun dua pelaku lainnya, yang diduga anggota TNI AD, yakni Serma M dan Kopka P, masih dalam keadaan buron.
Meski begitu, polisi belum mengungkap lakon utama di balik penculikan ini. Sementara motif penculikan diduga kuat soal utang piutang yang menjerat anak korban.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono menjelaskan bahwa pengembangan kasus ini bermula dari laporan Lutfina Maharani --anak Thalib Abbas yang melapor penculikan terhadap ayahnya.
"Terima kasih kepada Reskrimum yang sudah menangkap pelaku penculikan. Ini berkaitan dengan urusan utang antara pelaku dan anak korban. Nanti akan kami dalami lebih lanjut," kata Unggug di Pos polisi JCC Senayan Jakarta, Senin (20/4/2015).
"Jadi pada Jumat 17 April 2015, polisi menerima laporan dari keluarga korban terkait penculikan terhadap Thalib Abbas. Penculikan terhadi pada Selasa (14/4/2015) sekitar pukul 21.00 WIB di rumahnya yang beralamat di Cluster De Hils Jalan Camat Gabun II No.B10 RT 04/08 Kel. Lenteng Agung Kec Jagakarsa, Jakarta Selatan," ujar Unggung.
Penculikan dilakukan oleh lima lelaki dengan menggunakan mobil Toyota Avanza hitam. Selanjutnya, polisi melakukan serangkaian penyelidikan, di antaranya dengan meminta keterangan saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP). "Kami mencari informasi terkait dengan identitas kendaraan yang digunakan pelaku," tutur Unggung.
Hasilnya, pada Minggu (19/4/2015) sekitar pukul 23.00 WIB, dilakukan penggerebekan di rumah yang beralamat di perumahan Monalisa II Jln Harpa 11 No.11 Kelurahan Cilodong Kecamatan Cilodong Kodya Depok. Di sana, polisi menemukan korban di dalam sebuah kamar. Tangannya terikat rantai yang digembok. Ibu jari juga diborgol.
"Polisi juga menangkap tiga pelaku berinisial DDQ alias D, S alias D dan THM alias A. Disita juga barang bukti yang terkait dengan peristiwa penculikan, berupa handphone, senjata api, rantai borgol, sepeda motor merek Honda scoopy, baret berwarna biru, buku tabungan, kartu tanda pengenal, dan juga mobil Toyota Avanza," ungkap Unggung.
Dari hasil interograsi terhadap para pelaku, polisi kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku lain yakni, MAM alias A di Komplek IPB Baranangsiang III, Blok G No 5 RT 005/0080Kel Tagalega Kecamatan Bogor Tengah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 23.30 WIB. Juga menangkap S alias J di rumahnya yang beralamat di Perumahan Monalisa Grand Depok Residence No 12 RT 03/03 kelurahan Jatimulya Kecamatan Cilodong Kota Depok, sekitar pukul 23.50 WIB.
Tak cuma itu, polisi juga menangkap pelaku berinisial ED pada hari ini, Senin 20 April 2015 sekitar pukul 04.00 WIB di rumahnya di Kampung Sangiang RT 017 RW 005 Kel Sukarame, Kec Carita Kabupaten Pandeglang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
5 Sepatu Lari Lokal Rp300 Ribuan, Kualitas Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
DFSK E5 Plus Sudah Dirakit Lokal Jelang Peluncuran Resmi di GIIAS 2026
-
Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?
-
BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan
-
PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren