Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan, partainya menargetkan memenangi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan akhir 2015 nanti.
"Targetnya ya tentu kita harus menang di banyak tempat, tapi kita juga harus realistis dengan keadaan dan sejauh ini perhitungan kita juga belum selesai," kata Fadli Zon yang juga Wakil Ketua DPR-RI saat berkunjung ke Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, Senin (20/4/2015).
Sejauh ini Partai Gerindra kata dia, masih menunggu penetapan peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) tentang Pilkada serentak 2015, sehingga belum bisa memastikan siapa saja yang akan mereka usung termasuk untuk Pilgub Bengkulu maupun Pilkada bupati/wakil bupati yang akan dilaksanakan di daerah itu.
Partai Gerindra sendiri kata dia, dalam proses penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota dan bakal calon gubernur/wakil gubernur, yang akan dilaksanakan di sembilan provinsi, 36 kota dan 224 kota/kabupaten, dilakukan secara terbuka kepada semua calon baik dari kader partai maupun dari luar, dan akan memilih calon yang dinilai terbaik saja.
"Yang penting terbaiklah. Kita juga akan melihat dari popularitas, elektabilitas, di samping itu harus dilihat dari kapasitas, integritas, kapabilitas dan trackrecord masing-masing," ujarnya.
Beberapa persyaratan yang ditentukan Partai Gerindra itu sendiri kata dia, harus disesuaikan dengan kasuistis dan elektabilitas tinggi, karena hal-hal tersebut akan menentukan harapan masyarakat.
Selain itu penentuan balon bupati/wakil bupati dan balon gubernur/wakil gubernur yang akan diusung oleh partai politik tambah dia, sesuai dengan UU Pilkada No.08/2015, juga menyebutkan para calon yang diusung harus mendapat rekomendasi dari pengurus partai di pusat dengan usulan dari bawah.
Kedatangan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ke Rejanglebong itu sendiri selain menghadiri acara peringatan Isra Mi'raj juga menyaksikan pelantikan pengurus daerah dan cabang jaringan santri Indonesia (JSI) yang dilakukan oleh ketua umum JSI Sofwatillah Mohzaib yang juga anggota komisi IV DPR-RI.
Selain itu dia juga akan melakukan silahturahim dengan pengurus Partai Gerindra se-Bengkulu serta akan mengunjungi rumah Bung Karno di Kota Bengkulu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya