Suara.com - Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Yoseph Sairlela, yang menjadi saksi kunci kasus perbudakan kapal di Benjina, Maluku, meninggal dunia saat menginap di Hotel Treva, Menteng, Jakarta Pusat.
Yoseph, yang kerap disapa Oce ini baru diketahui tewas setelah dibawa ke RS MMA Kali Pasir oleh satpam hotel.
Berikut ringkasan kronologi kematian Oce seperti disampaikan Plt Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Purbaya kepada suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (21/4/2015), dan keterangan dari Kasat Serse Polres Jakarta Pusat Tatan Dirsan Atmaja:
1.Yoseph tiba dan chek in di Hotel Treva pukul 19.00 WIB pada Jumat 17 April 2015.
2. Yoseph menginap di kamar 408.
3. Sekitar pukul 20.00 WIB malam pada Sabtu 18 April 2015, Yoseph meminta layanan pijat ke pihak hotel.
4. Selesai pijat selama lebih dari satu jam, Yoseph mengaku badannya ‘tak enak’ dan minta diantar ke rumah sakit kepada satpam hotel.
5. Setibanya di RS MMA Kali Pasir pada pukul 22.30 WIB, Yoseph sudah tak bernyawa saat diperiksa petugas medis.
6. Kepolisian sudah memeriksa tiga orag saksi termasuk resepsionis.
7. Kepolisian tidak menemukan benda mencurigakan dan masih menyelidiki barang milik korban berupa telepon genggam.
8. Kepolisian masih menunggu autopsi korban untuk mengetahui penyebab kematian.
9. Plt Kabid Humas Polda Metro Jaya Purbaya menyebut dugaan pembunuhan nihil, meski hasil autopsi belum keluar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!