Suara.com - Pimpinan DPR, Setya Novanto (Ketua), Fadli Zon (Wakil Ketua) dan Fahri Hamzah (Wakil Ketua) melakukan gladi bersih untuk Konfrensi Parlemen Asia Afrika.
Gladi bersih hari ini, Rabu (22/4/2015), dilakukan untuk persiapan acara besok, Kamis (23/4/2015).
Setya mengatakan, konfrensi parlemen asia afrika ini bertujuan membantu memperkuat kerjasama di bidang ekonomi, politik sosial, dan budaya.
Selain itu, melalui konferensi ini, DPR RI percaya bahwa keterlibatan Asia dan Afrika secara komprehensif perlu dilakukan dengan membuka jalan bagi keterlibatan antar parlemen, terutama untuk mempertajam kerangka kerja sama selatan-selatan dalam kerja sama global dan untuk mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan dunia dapat terwujud.
"Untuk konsolidasi dan penguatan peran parlemen dalam membangun Kerjasama Selatan-Selatan dalam konteks New Asia Africa Strategic Partership (NAASP) dan menyalurkan perspektif parlemen negara-negara Asia-Afrika dalam penajaman agenda pembangunan global pasca 2015," kata Setya usai gladi bersih.
Hasil dari resolusi konferensi ini, tambahnya, akan dituangkan dalam Asian African Parliamentary Declaration yang nantinya akan diadopsi oleh para peserta delegasi.
Deklarasi tersebut akan memasukkan dukungan pada pengakuan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat di tanahnya sendiri sebagai bentuk solidaritas negara-negara Asia-Afrika.
"Hingga saat ini tercatat 33 negara, terdiri dari 30 parlemen dan 3 perwakilan telah menyatakan akan hadir," paparnya.
Politisi Golkar ini mengatakan, deklarasi akan mempertegas masalah reformasi lembaga-lembaga multilateral khususnya PBB dan Dewan Keamanan seperti termaktub dalam NAASP pada KAA 2005 untuk meningkatkan keterwakilan yang berkeadilan bagi negara-negara Asia-Afrika.
Deklarasi juga akan menyerap aspirasi parlemen Asia-Afrika dalam mendukung terwujudnya agenda pembangunan global yang baru yakni: Sustainable Development Goals (SDGs). K
ini proses negosiasi antar pemerintah tengah dilakukan di PBB untuk membahas SDGs dengan target pengesahannya pada September 2015.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu