- Cole Tomas Allen ditangkap Secret Service setelah menerobos pos keamanan acara White House Correspondents' Association pada 25 April 2026.
- Presiden Donald Trump menyatakan insiden penembakan tersebut sebagai upaya pembunuhan terhadap dirinya oleh pelaku yang diduga bertindak sendiri.
- Aparat federal masih menahan tersangka untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif pasti dari tindakan penyerangan berbahaya tersebut.
Suara.com - Amerika Serikat menangkap seorang pria bernama Cole Tomas Allen, yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam insiden di luar acara makan malam tahunan White House Correspondents’ Association (WHCA), Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat.
Menurut laporan resmi pemerintah AS, Allen diduga menerobos pos pemeriksaan keamanan sambil membawa beberapa senjata sebelum akhirnya ditembak dan dilumpuhkan petugas Secret Service.
Presiden Donald Trump menyebut peristiwa itu sebagai upaya pembunuhan terhadap dirinya.
“Seorang pria menerjang pos keamanan dengan membawa banyak senjata, dan dia dijatuhkan oleh anggota Secret Service yang sangat berani,” kata Trump dalam konferensi pers usai insiden seperti dilansir dari Aljazeera.
Lantas siapa Cole Tomas Allen?
Media AS menyebut tersangka bernama Cole Tomas Allen, 31 tahun, warga Torrance, California.
Namun hingga kini aparat belum merilis identitas resmi secara formal.
Penyelidik menduga Allen menginap sebagai tamu di hotel tempat acara berlangsung, yang diduga menjadi alasan ia bisa berada di area dalam gedung sebelum insiden terjadi.
Berdasarkan jejak digital yang dikaitkan dengan tersangka, Allen pernah mendapat penghargaan Teacher of the Month dari lembaga bimbingan belajar C2 Education pada Desember 2024.
Baca Juga: Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
Profil LinkedIn atas namanya juga menyebut dirinya sebagai insinyur mesin, ilmuwan komputer, serta pengembang gim independen.
Menariknya, catatan pendanaan kampanye federal menunjukkan Allen pernah menyumbang US$25 kepada komite aksi politik Partai Demokrat yang mendukung pencalonan Kamala Harris pada Pilpres 2024.
Sementara itu, pihak kepolisian Washington DC menyatakan hingga kini belum menemukan motif pasti di balik aksi tersebut.
Trump mengatakan aparat sementara meyakini Allen bertindak sendirian.
“Mereka tampaknya berpikir dia pelaku tunggal, dan saya juga merasa demikian,” ujar Trump.
Insiden terbaru ini menambah daftar ancaman terhadap Trump dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Juli 2024, Trump sempat terluka di telinga dalam percobaan pembunuhan saat kampanye di Pennsylvania.
Beberapa bulan setelahnya, aparat juga menggagalkan rencana penembakan di lapangan golf Trump di Florida yang berujung pada penangkapan pelaku lain.
Hingga Minggu (26/4/2026), Cole Allen masih ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh otoritas federal untuk mengungkap motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Berita Terkait
-
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir