Suara.com - Facebook pada Rabu (23/4/2015) mengumumkan bahwa keutungannya pada triwulan pertama 2015 turun 20 persen dibanding tahun lalu, meski pendapatan perusahaan media sosial itu naik berkat bertumbuhnya iklan di perangkat mobile.
Jumlah pengguna Facebook juga naik 13 persen dari 2014 menjadi 1,44 miliar di tiga bulan pertama 2015. Sebanyak 1,25 miliar pengguna mengakses Twitter dari telepon seluler atau komputer tablet.
Facebook meraup keuntungan bersih sebesar 509 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp6,59 triliun dalam periode Januari - Maret 2015. Turunnya keuntungan Facebook salah satunya disebabkan oleh besarnya biaya riset.
Sementara pendapatan Facebook naik 42 persen menjadi 3,5 miliar dolar AS (sekitar Rp45,3 triliun). Pemasukan itu diperoleh Facebook dari iklan.
"Ini adalah permulaan tahun yang bagus," kata Mark Zuckerberg, pendiri dan CEO Facebook.
Pendapatan dari iklan berkisar di angka 3,32 miliar dolar AS, naik 46 persen dari tahun lalu. Sebanyak 73 persen dari angka ini datang dari iklan mobile, naik 59 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Tetapi pengeluaran Facebook juga naik 83 persen menjadi 2,61 miliar dollar AS. Sebanyak 1 miliar dolar AS dihabiskan untuk riset. (Phys.org)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO
-
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi
-
Polda Metro Jaya Bakal Kembalikan Berkas Perkara Tudingan Ijazah Palsu Usai Periksa Jokowi di Solo
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi