Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PP-PA) Yohana Susana Yembise menyatakan, di Provinsi Aceh masih sedikit sekali kabupaten/kota yang layak anak.
"Dari 23 kabupaten/kota di provinsi ini, baru empat daerah yang dikategorikan layak anak," ujar Yohana, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Provinsi Aceh di Banda Aceh, Minggu.
Ia menjelaskan ada dua provinsi di Tanah Air yang masih sangat sedikit kabupaten/kota layak anak yakni Provinsi Aceh dan Papua.
"Saya minta seluruh kabupaten/kota di Aceh dapat menjadi daerah layak anak," katanya.
Adapun daerah yang layak anak itu seperti tersedianya rumah sakit lyak anak, pusekesmas ramah anak, sekolah ramah anak, forum anak juga perlu dilibatkan dalam Musrenbang dan memperhitungkan perempuan dalam anggaran desa serta tersedianya tempat bermain untuk anak berkebutuhan khsusus.
"Kami berharap Aceh dan Papua terus berkembang dalam meningkatkan jumlah daerah layak anak," katanya.
Ia menyebutkan jumlah kabupaten/kota di seluruh Tanah Air saat ini yang sudah layak anak sebanyak 239 kabupaten/kota.
Pihaknya meyakini dengan adanya kota layak anak tersebut maka akan mampu mengurangi kekerasan terhadap anak.
Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Aceh, Menteri PP-PA didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh Hj Niazah A Hamid yang ikut meninjau peserta pelatihan keterampilan menjahit bagi perempuan korban konflik di provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu.
Kemudian juga hadir Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh, Dahlia, Kabiro Humas Setda Aceh M Ali Alfata dan pengurus PKK di provinsi ujung barat Indonesia itu. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar
-
Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!
-
Donald Trump Longgarkan Aturan Ganja Medis, Pak Prabowo Gak Mau Ikutan?
-
DPR Ingatkan Risiko Global di Balik Wacana Tarif Kapal Selat Malaka
-
Bikin Skenario Brutal Serang Orang Yahudi, Dua Remaja AS Terancam Hukuman Berat
-
KPK Dalami Aliran Dana CSR di Kasus Madiun, Dirut Perumda Ikut Diperiksa
-
Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?
-
Prabowo Harus Diturunkan? Kritik Keras Saiful Mujani soal Ancaman Konstitusi dan Demokrasi
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Rekaman Mengerikan Dua Pesawat Nyaris Adu Banteng di Bandara JFK