Suara.com - Pengusiran setan. Ternyata, masyarakat Ethiopia juga masih mempercayai adanya iblis yang dapat merasuki tubuh manusia atau kerasukan.
Hanya saja, cara pengusiran mereka berbeda dengan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Untuk mengusir iblis, dukun di Ethiopia mengumpulkan masyarakat di sebuah lapangan luas. Masyarakat yang merasa terasuki, secara perlahan, mendatangi sang dukun meminta disembuhkan.
Demikian diungkapkan fotografer David Tesinky yang 'menjepret' gambar upacara pengusiran setan di Ethiopia, seperti dikutip dari laman news.com.au.
Begitu masyarakat berkumpul, dukun pun langsung berada di tengah kerumunan massa. Dukun langsung berinteraksi dengan warga yang tubuhnya dirasuki. Dukun juga memukul tubuh warga dan 'menghujani'-nya denga air suci dari selang.
Aneh tapi nyata, sesaat kemudian warga yang 'dirasuki' tampak seperti menahan rasa sakit yang luar biasa. Mereka berteriak-teriak. Suaranya pun berubah.
"Orang-orang itu berkumpul dan membayar dukun dengan sangat mahal. Saya melihat perempuan tua yang mengaku dirasuki membayar sekitar 100 dolar kepada dukun," kata David.
"Begitu ditangani dukun, orang-orang yang semula tampak tenang langsung berubah menjadi agresif. Suara mereka pun berubah. Sangat menyeramkan," lanjut David.
Begitu suara korban berubah, dukun langsung mengambil salib dan meletakannya ke tubuh orang tersebut. Anehnya, begitu salib ditempelkan, korban terlihat seperti kepanasan.
"Tubuhnya seperti terbakar. Dia sangat kepanasan. Saat itu sang dukun mengajukan pertanyaan kepada iblis di dalam tubuh korban." kata David.
"Setelah itu, korban tampak kembali tenang, karena jiwanya telah dibersihkan," tambahnya.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Hi.. Ratusan Uang Logam dan Paku Ditemukan dalam Perut Orang Ini
Gadis Ini Cantik, Tapi Dia Bukan Manusia
Senyum, Canda, dan Pesan Terakhir Myuran Sebelum Dieksekusi
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!