Suara.com - Kepolisian masih mengejar pelaku penipuan terhadap nenek di Pasar Sunter Hijau, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan modus membantu mengusir setan asalkan disediakan uang Rp 500 juta untuk pelaku.
"Ini sindikat yang terdiri dari tiga perempuan dan seorang pria yang melakukan aksi penipuan dengan modus ritual mengusir setan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Ia mengatakan, sejauh ini korban penipuan satu orang dan terlapor diduga dua orang. Pelaku masih dilakukan pengejaran oleh petugas.
"Kami mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni dua buah plastik botol berisi air, tiga garam makanan dan lainnya," kata dia.
Ia menjelaskan, pelaku dan korban ini bertemu di pasar. Korban dihampiri dua pelaku dan diajak untuk bertemu dua orang rekan lainnya.
"Diduga ada empat pelaku, tiga perempuan dan satu orang laki-laki," kata dia.
Pelaku menipu korban dengan modus membantu mengusir setan. Para pelaku ini menakut-nakuti korban bahwa di rumah pelapor ada setan karena korban menginjak darah di persimpangan dan setan tersebut mau membawa anak pelapor.
Lalu korban dibujuk dan disuruh datang membawa emas dan uang tunai sebagai syarat ritual. Karena korban ketakutan akhirnya mengikuti instruksi dari pelaku dan menyerahkan syarat ritual tersebut.
Kemudian diinformasikan oleh pelaku ritual dibatalkan. Barang yang menjadi syarat ritual diserahkan kembali kepada pelaku, namun sewaktu dibuka isinya berubah menjadi botol minuman dan tiga bungkusan.
Baca Juga: Drama Penyelamatan di Perbatasan, 12 WNI Lolos dari Cengkeraman Sindikat Penipuan di Myanmar
"Korban mengalami kerugian Rp500 juta," kata dia yang menambahkan bahwa kasus ini akan diselidiki oleh petugas Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Utara.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, apalagi kalau bertemu dengan orang yang tidak dikenal yang menawarkan jasa dan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan.
Menurut dia, pelaku menjalankan aksi kejahatan dengan berbagai modus dan yang ini modus ritual mengusir setan.
"Mohon hati-hati. Apalagi kalau bertemu dengan orang yang tidak dikenal yang menawarkan jasa bantuan untuk menyelesaikan permasalahan dengan berbagai modus, yaitu modus terkininya adalah ritual mengusir setan," kata dia. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Didukung Warga Sulsel, Denny Sumargo Tegas Tak Akan Minta Maaf Meski Dilaporkan Farhat Abbas
-
Ikut Jadi Tersangka, Polisi Sita Duit Rp 2,6 M hingga Mobil dari Istri Buronan Skandal Judol Komdigi
-
Usai Tangkap Tersangka Baru, Polisi Masih Buru Satu DPO Kasus Judi Online yang Libatkan Karyawan Komdigi
-
BRI Bagikan Tips Lindungi Data dari Penipuan Berkedok Tagihan Pajak
-
Penipuan Telepon Meningkat 118%! Kenali Modus "Bisakah Anda Mendengar Saya?"
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran