Suara.com - Selain menyelamatkan nyawa mausia, ada tim penyelamat yang juga mencari hewan-hewan hidup di kawasan terdampak gempa dahsyat Nepal. Tim penyelamat ini unik dan mempunyai 'senjata'.
Nama tim penyelamat ini adalah Humane Society International. Mereka menjelajahi Nepal dan mencari hewan yang tertimbun reruntuhan bangunan.
HSI dibekali obar-obatan hewan, vaksin, peralatan bedan dan lain-lain. Mereka mendarat sejak awal pekan lalu dan memulai pencarian di pegunungan Nepal dan Ibukota Kathmandu.
"Koresponden ahli HSI akan bekerja dengan kelompok-kelompok dan menacari hewan lokal. Diperkirakan ada ratusan ribu korban hewan gempa," kata Direktur HSI Asia, Rahul Sehgal seperti dilansir people, Sabtu (2/5/2015).
Kata Rahul hewan itu kebanyakan hewan peliharaan. Seperti anjing, kambing, domba, dan hewan ternak. Mereka terluka, kelaparan, dehidrasi, dan berpenyakit. Ada juga yang akan diberikan tindakan medis.
"Bagi banyak orang, hewan mereka semua telah meninggalkan. Selama beberapa hari terakhir kami sudah di sini, tim kami mengalami beberapa adegan mengerikan dan melihat kehancuran bagi manusia dan hewan. Ada yang terluka, sakit, dan kelaparan. Kami bekerja siang dan malam untuk membantu sebanyak yang kami bisa," kata Rahul.
Ikatan manusia-hewan
Di salah satu desa di Nepal, Sengden ada keluarga yang mempertahankan 8 kambingnya. Delapan kambing itu dijaga seperti anak sendiri. Bahkan mereka menola tim HSI untuk merawat kambing-kambing itu.
Keluaga itu cerita gempa Nepal 7,9 SR Sabtu pekan lalu mengambil semuanya. Harta benda mereka habis. Sekarang yang tersisa hanya hewan-hewan itu. Mereka adalah harta. (humanesociety.org/people)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik