News / Internasional
Selasa, 05 Mei 2015 | 14:13 WIB
Tsunami

Suara.com - Peringatan gelombang tsunami yang diperkirakan bakal terjadi di Papua Nugini, pascagempa 7,4 skala richter yang mengguncang negeri tersebut, hari Selasa (5/5/2015), telah dicabut.

Sebelumnya, Pacific Tsunami Warning Center mengeluarkan peringatan tsunami atas wilayah Papua Nugini menyusul gempa 7,4 skala richter yang terjadi pagi hari.

"Berdasarkan parameter gempa awal gelombang tsunami berbahaya mungkin terjadi di pantai yang terletak di dalam 300 km dari pusat gempa," jelas The Pacific Tsunami Warning Centre, Selasa siang.

Gelombang tsunami yang terjadi diprediksi mencapai 0,3 sampai 1 meter di beberapa pantai Papua New Guinea. Namun asisten direktur Observatorium Geofisika di Port Moresby, Chris McKee menyatakan tidak ada laporan kerusakan akibat gempa.

"Gempa tersebut lepas pantai dan di sekitar sana cukup jarang penduduknya," kata McKee.

Papua Nugini ini terletak di kawasan cincin api. Terlebih di sekitar Samudera Pasifik sering terjadi gempa bumi. (Guardian/Reuters)

Load More