Suara.com - Ruben Ruppath, warga negara Jerman yang saat ini mengikuti program pertukaran pelajar di Indonesia dengan bersekolah di SMA Unggulan Negeri 17 Palembang sedang menggilai batu akik.
Tak tanggung-tanggung, remaja Jerman yang duduk di kelas XI ini memiliki sendiri alat gerinda dan telah membuat belasan perhiasan batu akik sejak empat bulan terakhir.
Rencananya, warga Berlin ini akan membawa batu akik sebagai oleh-oleh untuk sanak keluarga ketika kembali ke Jerman dua bulan mendatang.
"Awalnya diajak teman sekolah ke pusat pembuatan batu akik. Awalnya heran kenapa banyak sekali orang yang mengerumuni pengasah batu, tapi sekarang justru mereka yang heran kenapa ada bule yang mengasah batu," kata Ruben yang dijumpai di stans sekolahnya di pameran pendidikan peringatan Hari Pendidikan Nasional di Palembang, Jumat (8/5/2015).
Ruben sontak menjadi perhatian pengunjung pada pameran itu karena tampang bule-nya menjadi sangat kontras ketika sedang menggunakan alat gerinda.
Meski sibuk, Ruben dengan ramah meladeni pertanyaan para pengunjung sembari mengasah batu dengan lembar amplas. Ia terlihat cekatan dengan sesekali mencelupkan batu dalam air yang ditempatkan dalam gelas air mineral.
"Ayo lihat, batu milik saya sudah dipajang di lemari kaca, tapi jangan ditanya namanya karena saya tidak tahu. Pokoknya ini batu-batu yang sering dipakai wong Palembang (lavender, bacan, sunkis, red)," kata Ruben yang mulai lancar berbahasa Indonesia setelah tinggal bersama keluarga angkat selama delapan bulan.
Ruben tak menampik kesukaan terhadap batu akik karena dipengaruhi kehebohan yang terjadi di Palembang, yakni mulai dari pusat keramaian hingga pemukiman penduduk terdapat aktivitas menjual dan mengasah batu akik.
Ia pun menemukan suatu kemiripan ketika mengunjungi kota lain, yakni Padang, Bukittinggi, Bandung, dan Jakarta.
"Ternyata, demam batu ini tidak hanya di Palembang saja sehingga momen ini saya jadikan kesempatan untuk mengumpulkan batu. Saya beli bongkahan lalu dipotong sendiri di Palembang," ujar dia.
Anak pertama dari dua bersaudara ini mengatakan sangat terkesan dengan kearifan budaya masyarakat setempat yang demikian membanggakan perhiasan lokal milik sendiri.
Ia mengatakan ini menjadi pelajaran berharga dalam proses mempelajari budaya dan tingkah pola masyarakat Indonesia.
"Di Jerman beda, orang lebih suka batu yang berkelas untuk dijadikan perhiasan dan investasi, sementara di sini orang sangat bangga jika pakai batu asli lokal, kalau bisa diasah sendiri, hanya sebatas itu tujuannya," kata Ruben yang mengatakan sudah bisa membuat makanan khas empek-empek.
Sejak menyukai batu akik, aktivitas Ruben tak luput dari kegiatan memotong dan mengasah batu.
Menurut salah seorang gurunya, Marwiyah Maya, orangtua angkat Ruben, Keluarga Tamlicho Latief, terpaksa mengungsikan gerinda milik Ruben ke sekolah karena khawatir melihat kesibukan luar biasa sejak keberadaan alat pemotong batu itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan