Suara.com - Polda Metrojaya belum menerima laporan resmi korban short message service bernada mesum. Informasi yang masuk ke polda selama ini baru berupa keluh kesah tentang masuknya pesan pendek secara berulang, yang disampaikan melalui email.
"Masalah ini termasuk delik aduan, mengganggu perasaan orang. Laporan resmi belum ada sehingga belum bisa mengambil tindakan hukum," kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Humas Polda Metrojaya Ajun Komisaris Besar Purbaya kepada suara.com, Rabu (13/5/2015).
Kendati demikian, kata Purbaya, selama ini Polda Metrojaya sudah melakukan tindakan preventif, yakni dengan mengeluarkan imbauan kepada anggota masyarakat agar jangan melayani atau menjawab SMS tersebut.
"Apalagi kalau pakai nomor premium call, tidak usah dibalas, delete saja. Saya imbau masyarakat cari amannya saja, jangan melayani," kata Purbaya yang juga pernah menerima SMS bernada mesum.
Operator telekomunikasi, kata Purbaya, juga memiliki tindakan preventif, yakni akan langsung mem-block nomor yang dilaporkan telah mengganggu. Itu sebabnya, masyarakat diminta melapor juga ke provider.
Bagi masyarakat yang ingin mengadukan SMS mesum ke Polda Metro, dipersilakan. Nanti, akan diteruskan ke unit cyber crime untuk kemudian ditelusuri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK
-
Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang
-
Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai
-
Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah