Suara.com - Baku-tembak berkecamuk di sebuah wisma tamu yang sering dikunjungi orang asing di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Rabu (13/5/2015) malam waktu setempat. Salah satu sumber resmi menyebut, dikhawatirkan ada korban jiwa dalam kejadian itu.
"Baku-tembak terjadi pada pukul 20.30 waktu setempat di daerah Shahr-e-Naw. Kami masih belum bisa memberikan perincian pasti mengenai korban jiwa. Dikhawatirkan ada korban jiwa," kata sumber yang tak ingin disebutkan namanya itu, kepada Xinhua.
Sumber tersebut menambahkan bahwa bentrokan masih terus berlangsung di sana. Sementara, pasukan keamanan pun dilaporkan tiba di lokasi tak lama setelah terjadi penembakan.
"Daerah itu ditutup oleh pasukan keamanan," kata saksi mata bernama Mohammad Naqib, kepada Xinhua.
"Pertemuan sedang berlangsung, dan beberapa pejabat asing diperkirakan menghadirinya, sebelumnya serangan terjadi," ungkap Naqib pula.
Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun diketahui, kelompok gerilyawan Taliban biasanya mengaku bertanggung jawab atas serangan seperti itu.
Aksi perlawanan pimpinan Taliban diketahui terus merajalela sejak pertengahan April. Saat itu, kelompok garis keras tersebut mulai melancarkan serangan tahunannya terhadap pasukan keamanan Afghanistan. [Antara/Xinhua-OANA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima