Suara.com - Untuk pertama kalinya, Novak Djokovic hanya memerlukan dua set untuk menundukkan David Ferrer (Spanyol) 6-4, 6-4 di semifinal Roma Masters.
Di final, Petenis nomer satu dunia ini akan menghadapi Roger Federer untuk mengoleksi gelar Masters 1000 ke-24nya, sekaligus gelar keempatnya di ajang ini.
Ini merupakan 21 kemenangan beruntun Djokovic, meski pekan ini ia harus bekerja keras untuk mengalahkan Nicolas Almagro, Thomaz Bellucci, dan Kei Nishikori. Saat melawan Fereer permainan Djokovic terlihat meningkat. Unggulan teratas itu memerlukan dua break untuk memastikan kemenangan kesembilan beruntunnya atas petenis Spanyol tersebut.
"Saya memainkan pertandingan terbaik pada pekan ini. Saya puas dengan cara saya bermain dan gembira bisa tampil pada final lain di Roma," kata Djokovic kepada Sky Sports Italia.
Satu-satunya yang membuat Djokovic frustrasi adalah kondisi lapangan di Centrale court, dan ia berulang kali mengeluhkan kondisi permukaan tanah liatnya.
"Itu satu hal yang dapat saya tangani dengan lebih baik. Saya semestinya lebih sedikit gugup ketika tidak ada apapun yang dapat saya lakukan perihal lapangannya," ucapnya.
Lawan Djokovic, Federer lolos ke final setelah menaklukkan sesama petenis Swiss Stanislas Wawrinka dengan skor 6-4, 6-2. Federer sempat tertinggal 0-3, sebelum akhirnya benar-benar mendominasi atas rekan setimnya di Piala Davis itu.
"Saya gembira dengan cara saya merespon setelah tertinggal. Tentu saja Stan dapat bermain lebih baik daripada ini," jelas Federer.
Federer akan memainkan final keempatnya di Roma, salah satu dari dua turnamen Masters 1000 yang belum pernah ia menangi.
Di nomor tunggal putri, petenis Spanyol Carla Suarez Navarro menaklukkan Simona Halep dari Rumania dengan skor 2-6, 6-3, 7-5. Ini merupakan final yang kesembilan di sepanjang karir Suarez. Di Final Suarez Navarro akan berhadapan dengan juara Roma dua kali Maria Sharapova yang menyingkirkan petenis kualifikasi asal Rusia Daria Gavrilova dengan skor 7-5, 6-3.
Sharapova harus bekerja keras untuk Gavrilova, yang meninggalkan lapangan pada game ke-11 untuk menjalani perawatan karena cedera otot perut dan permainannya terganggu saat ia kembali melanjutkan permainan.
"Dia benar-benar terkena dampak hal itu ketika melakukan serve," kata Sharapova. (Reuters)
Berita Terkait
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
-
Panduan Lengkap Bermain Padel untuk Pemula: Peralatan dan Teknik Dasar
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Mudik 2026, Cerita Perjuangan Perantau Kalimantan hingga Berkah Mudik Gratis BUMN
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Israel Tuding Pelaku Penyerangan Sinagoga Michigan Adik Komandan Hizbullah
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel
-
Zulkifli S. Ekomei Sebut Rismon Sianipar Bukan Membelot: Dia Pulang Kampung dan Misinya Sukses!
-
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
-
Kisah Nenek Aca di Kampung Rambutan, Nabung dari Jualan Nasi Uduk Demi Mudik Lebaran