Suara.com - Kasus kekerasan terhadap anak oleh orang tua belakangan ini menjadi sorotan masyarakat.
Di Cibubur, ada anak yang ditelantarkan dan diduga dianiaya orangtuanya dan sekarang kedua orang tua jadi tersangka kasus kepemilikan sabu di Polda Metro Jaya. Sedangkan di Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, ada seorang ayah tega menyetubuhi anak kandung berulangkali, selain itu ternyata si ayah juga membunuh empat anak lainnya.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Demokrat Khotibul Umam Wiranu mengatakan kasus kekerasan tersebut harus disikapi secara serius.
Menurut Khotibul program keluarga berencana atau KB perlu digalakkan lagi untuk meminimalisir kekerasan pada anak.
"Sudah saatnya masyarakat, khususnya pasangan suami istri menyadari dan menjalankan program keluarga berencana dengan dua anak cukup. Laki-perempuan sama saja. Pemerintah pun harus terus menggalakkannya," kata Saleh di Jakarta, Senin (18/5/2015).
Khotibul mengatakan pemerintah harus memahami secara pasti peta demografis warga negara sehingga dapat mengetahui dengan pasti unit-unit keluarga yang tidak mampu.
Khotibul menambahkan pemerintah harus mampu mengatasi kemiskinan.
"Tuntunan dan ajaran agama harus diajarkan sejak dini sejak kecil, diajarkan, dan diamalkan oleh semua. Sehingga paham tentang kewajiban seseorang terhadap anaknya dan keturunannya, serta kewajiban anak terhadap orang tuanya," kata dia.
Khotibul menyarankan pemerintah membangun pusat rehabilitasi mental dan jiwa untuk orang tua yang menelantarkan anaknya.
"Karena ini fenomena yang jamak terjadi di masyarakat," kata dia.
Khotibul menambahkan Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak dibantu Komisi Perlindungan Anak Indonesia harus melakukan pertolongan pertama terhadap anak-anak terlantar.
"Pemerintah harus melakukan pertolongan terhadap anak terlantar, atas biaya hidup mereka sehari-hari. Karena anak terlantar di Indonesia jumlahnya sangat banyak," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
-
Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran
-
Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup