Suara.com - Komisi Nasional Korea Utara menyatakan negaranya tengah merancang sebuah senjata nuklir terkecil. Saat ini senjata nuklir paling kecil adalah rudal.
Rabu (20/5/2015) hari ini Korea Utara menyatakan senjata itu sudah berbentuk miniatur. Jika senjata itu sudah siap pakai, maka akan menjadi praktis untuk dibawa. Hal itu dilaporkan Korean Central News Agency.
"Kami telah memiliki kemampuan miniaturisasi hulu ledak nuklir, serta memproduksi senjata beraneka ragam, untuk beberapa waktu," kata seorang pejabat militer Korea Utara.
"Kami juga dapat menjamin keakuratan tidak hanya untuk serangan roket jarak pendek, tetapi juga jarak jauh. Kami sudah menyiapkan teknologi ini sejak," lanjutnya.
Hanya saja dia tidak menjelaskan lebih lanjut seperti apa bentuk senjata nuklir terkecil itu.
Sebelumnya Jenderal Angkatan Darat AS Curtis Scaparrotti mendapatkan informasi jika pada Oktober lalu Korea Utara mampu miniaturisasi perangkat nuklir. (CNN/usatoday)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Febri Diansyah Kritik Pasal 2 UU Tipikor: Jadi Pasal Karet yang Berisiko Kriminalisasi Pebisnis
-
Gebrakan Bank Jakarta: Boyong Pemain Persija dan Jakmania ke Kantor Cabang
-
Asal Mula Lahirnya 'Tembok Ratapan Solo' di Rumah Jokowi: Keisengan Digital atau Kritik Satir?
-
Terungkap! Alasan Kejagung Tuntut Mati 6 ABK Penyelundup Sabu Hampir 2 Ton di Kepri
-
TPA Terancam Penuh 2028, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Sampah Indonesia?
-
Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM
-
Intip Kemeriahan Berbuka Puasa di Masjid Istiqlal, Ribuan Jemaah Padati Pelataran
-
Di Sidang Pledoi, Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Minta Keadilan
-
Richard Lee Tak Ditahan Meski Tersangka, Polda Metro: Berkas Segera Dilimpahkan ke JPU
-
Heboh Ada WNI Jadi Tentara Israel, PDIP: Kalau Motif Ekonomi, Perlu Tambahan Lapangan Kerja