Suara.com - Tim Satuan Narkoba Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dikepung massa dengan membawa senjata tajam jenis celurit saat hendak menangkap pengguna narkoba di Kecamatan Proppo.
"Massa yang berupaya menghadang petugas untuk menangkap tersangka narkoba itu sangat banyak, tapi Alhamdulillah bisa diatasi," kata Kasat Narkoba Polres Pamekasan AKP Sarpan, Rabu (20/5/2015).
Pada penangkapan kali ini, tim narkoba Polres Pamekasan membawa sebanyak dua truk pasukan bersenjata lengkap.
"Kalau jumlah personel kami sedikit, kemungkinan kami akan gagal karena jumlah massa sangat banyak dan orang yang hendak ditangkap polisi ini dikenal sebagai orang baik," katanya.
Padahal, sambung dia, sebenarnya si pelaku ini merupakan pengguna narkoba, bahkan sumber polisi mengindikasikan bahwa yang bersangkutan merupakan bandar narkoba di Kecamatan Proppo.
Penangkapan pengguna narkoba di Proppo, Pamekasan, itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
Tersangka sempat lari ke areal pesawahan, saat pasukan mulai mendekati rumah tersangka. Namun, karena sebagian personel sudah berjaga-jaga, maka tersangka akhirnya bisa tertangkap.
"Makanya, kami sengaja tidak mengajak media, karena khawatir dengan keselamatan wartawan," kata Sarpan.
Mantan Kasat Reskrim Polres Pamekasan ini menjelaskan, wilayah Proppo dikenal sebagai wilayah yang masuk garis merah dan masyarakatnya kompak.
Jika ada warga di desa itu yang berurusan dengan polisi, warga lain membantu membela mereka, meskipun yang bersangkutan salah.
"Kami sudah beberapa kali berurusan dengan warga Proppo, dan kejadiannya juga sama," terang Sarpan.
Ia menjelaskan, warga Proppo yang ditangkap polisi karena terlibat kasus narkoba itu hanya satu orang dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Pamekasan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur