Suara.com - Indonesia sering menjadi transit para pengungsi, namun regulasi mengenai masalah itu dinilai masih lemah.
"Salah satu alasan masalah terjadi adanya kekosongan hukum di Indonesia. Indonesia merupakan negara transit pengungsi. Banyak pengungsi. Meskipun ada begitu banyak pengungsi tidak ada aturan yang mengatur menangani mereka," kata Yunita dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta di Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/05/2015). Pernyataan tersebut terkait dengan ratusan imigran dari etnis Rohingya dan Bangladesh yang sekarang ditampung di Kuala Langsa, Aceh Timur.
Yunita meminta pemerintah segera membentuk kerangka hukum dalam menangani masalah pengungsi dan pencari suaka, baik melalui aksesi Konvensi Pengungsi 1951 dan Protokol 1967.
Pemerintah, katanya, juga bisa mencari jalan keluar atas masalah tersebut dengan menerbitkan Peraturan Presiden.
"Kami menginginkan adanya suatu aturan bagaimana mencari suaka dan pengungsi," katanya.
Saat ini, pemerintah telah memberikan perhatian kepada sekitar seribu imigran yang berada di Kuala Langsa. Selain kesehatan, mereka juga diberi dukungan logistik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional
-
Pecah! Prabowo Joget Tabola Bale Bareng Warga Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus
-
Cegah Tawuran, Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju dan Skate Park