Suara.com - Pasukan ISIS di Suriah telah memasuki reruntuhan kota Palmyra, kota tua peninggalan sejarah di Suriah. Namun, sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan benda-benda antik yang ada di situs tersebut.
Lewat serangan yang dilancarkan pada hari Rabu (20/5/2015), kelompok pecahan Al Qaeda itu telah menguasai pangkalan militer udara kota, penjara, serta markas intelijen, demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pemantau Hak Asasi Manusia di Suriah, Rami Abdulrahman.
Kata Abdulrahman, pertempuran yang terjadi pada hari Rabu tersebut menewaskan sedikitnya 100 orang tentara pro-pemerintah. Ini adalah pertama kalinya ISIS mengambil alih sebuah kota dari pasukan militer Presiden Suriah Bashar al-Assad dan sekutunya.
Televisi nasional Suriah, para Rabu malam, mengatakan bahwa pemerintah telah menarik mundur pasukannya dari kota itu setelah mengevakuasi sebagian besar penduduknya.
Kepala Departemen Kepurbakalaan Suriah, kepada kantor berita SANA mengatakan bahwa ratusan patung telah dipindahkan agar tidak rusak. Kendati demikian, ia khawatir, kerusakan justru terjadi pada museum dan monumen-monumen besar yang berdiri di tempat tersebut.
Monumen-monumen kuno Palmyra berdiri di tepian sebelah barat daya kota modern Palmyra, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tadmur. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT