- Dua remaja berinisial Emir Balat dan Ibrahim Kayumi ditangkap di New York karena merencanakan serangan bom terinspirasi ISIS.
- Tersangka melempar dua bom rakitan saat demonstrasi di kediaman Wali Kota New York pada 7 Maret 2026 lalu.
- Serangan tersebut gagal meledak sehingga tidak ada korban jiwa, namun aparat menemukan rencana serangan lanjutan yang berbahaya.
Suara.com - Dua remaja di New York, Amerika Serikat didakwa atas dugaan rencana serangan bom terinspirasi kelompok ISIS yang nyaris menewaskan puluhan orang.
Dilansir dari NY Post, dokumen pengadilan mengungkap percakapan mengerikan keduanya yang ingin menciptakan kepanikan massal.
Emir Balat (18) dan Ibrahim Kayumi (19) ditangkap setelah diduga melempar dua perangkat peledak rakitan saat aksi demonstrasi di luar kediaman resmi Wali Kota New York pada 7 Maret 2026.
Beruntung, bom tersebut gagal meledak dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Rekaman dashcam dari mobil mereka mengungkap rencana detail yang mengerikan.
Dalam percakapan itu, keduanya disebut ingin menargetkan seorang aktivis sayap kanan, Jake Lang, serta menyebabkan korban besar dari kalangan polisi dan warga sipil.
“Saya ingin menciptakan teror, membuat orang-orang ketakutan,” kata Kayumi dalam rekaman.
Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan rencana cadangan jika aksi utama gagal. Salah satunya adalah melempar bahan peledak ke sebuah kafe untuk memaksimalkan korban.
Dalam percakapan lain, Balat menyebut targetnya bukan hanya individu tertentu, tetapi juga pemerintah dan masyarakat sipil.
Baca Juga: Ketua Badko HMI Jabar Kena Intimidasi Usai Unggah Konten untuk Andrie Yunus: Nggak Ngefek Bang
“Saya juga ingin menargetkan pemerintah dan warga sipil,” ujarnya, yang langsung disetujui oleh rekannya.
Penyelidikan menemukan catatan berisi instruksi pembuatan bom di dalam mobil mereka.
Aparat juga menemukan rencana alternatif serangan menggunakan kendaraan serta bahan peledak tambahan di sebuah fasilitas penyimpanan di Pennsylvania.
Direktur FBI, Kash Patel, menegaskan akan terus memburu siapa pun yang mencoba melakukan aksi kekerasan atas nama kelompok teroris.
“Kami akan memastikan pelaku menghadapi keadilan,” tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ketua Badko HMI Jabar Kena Intimidasi Usai Unggah Konten untuk Andrie Yunus: Nggak Ngefek Bang
-
Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat
-
Ketum HMI Jabar Siti Nurhayati Ngaku Diteror Usai Bela Andrie Yunus, Keluarga Sempat Mengungsi
-
Kronologi Kurs Rupiah Kembali ke Level Rp16.900 Setelah Sempat Tembus Rp17.100
-
Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut