Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyayangkan sikap perwakilan warga Pinangsia dan Ancol, Jakarta Utara, yang demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta dengan membawa anak-anak, apalagi masih berseragam sekolah dasar, Jumat (22/5/2015).
"Mari kita duduk bersama solusi terbaik, pemerintah tidak akan punya niat menyelenggarakan rakyat, pemerintah juga gak mau menjadikan rakyat tidak baik. Saya gak ingin ke sini datang bersama anak-anak (diajak ikut berdemo) tidak bagus," kata Djarot di hadapan perwakilan warga yang unjuk rasa karena tempat tinggal mereka akan digusur.
Anak-anak yang diajak demo jumlahnya puluhan. Mereka berasal dari SDN Pinangsia 03 Pagi, SDN 04 Petang, dan SDN Ancol 03 Pagi.
Saat ditemui Djarot, salah satu warga bernama Khairul angkat bicara.
Khairul mengatakan dia akan merelakan tempat tinggalnya digusur asalkan diberi kompensasi, yakni tempat tinggal baru.
"Kami sepakat dengan warga yang ada di bantaran kali siap rumahnya dibongkar dengan sendirinya tapa ada paksaan, kami butuh di manusiawikan hak layak tinggal, pemerintah jangan ada pembongkaran belum ada relokasi," kata dia.
Khairul mengatakan dia dan warga lainnya yang tinggal di bantaran anak kali Ciliwung, Kelurahan Ancol, sudah mendapatkan dua kali surat peringatan dari pemerintah agar segera mengosongkan lahan. Pembongkaran, rencananya akan dilakukan pada 27 Mei 2015.
"Rumah-nya akan digusur, sudah dua kali menerima surat imbauan dari pemerintah. Kami menangis ratusan orang (warga sini) karena surat imbauan SP 1, SP 2 sudah diterima. Kami minta kebijakan dari Pak Wagub bisa menampung aspirasi kami," kata Khairul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?