Suara.com - Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) berinisiatif menggelar pertemuan Sekjen MK dan lembaga sejenis di seluruh Asia, dengan tujuan untuk bertukar informasi, pikiran dan pengalaman.
"Pertemuan ini diprakarsai oleh MKRI, yang pada April 2014 ditunjuk sebagai Presiden Asosiasi MK dan lembaga sejenis se-Asia (The Association of Asian Constitusional Courts and Equivalent Institution/AACC)," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) MK, Janedjri M Gaffar, di Gedung MK, Jakarta, Jumat (22/5/2015).
Lebih lanjut, Janedjri menjelaskan bahwa pertemuan ini diselenggarakan mengingat bahwa Sekjen pada setiap anggota asosiasi memiliki posisi dan peranan strategis dalam upaya mendukung kesuksesan penyelenggaraan kongres dan implementasi setiap keputusan yang dihasilkan dalam forum tersebut.
"Maka diperlukan pelembagaan para sekretaris jenderal ke dalam satu wadah organisasi, yakni Asosiasi Sekretaris Jenderal," tuturnya.
Disampaikan Janedjri pula bahwa pertemuan tersebut rencananya akan digelar selama dua hari, pada 25 hingga 26 Mei 2015. Pertemuan para Sekjen anggota AACC itu akan dihadiri oleh 13 wakil negara yang telah bergabung dengan organisasi tersebut. Ke-13 negara itu adalah Indonesia sebagai tuan rumah, Afghanistan, Azerbaijan, Kazakhtan, Korea Selatan, Malaysia, Pakistan, Filipina, Rusia, Tajikistan, Thailand, Turki, serta Uzbekistan.
"Satu negara yang tidak bisa hadir adalah Monggolia. Di sana sendiri sedang disibukkan dengan permasalahan internal lembaga," jelas Janedjri. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target