Suara.com - Politisi Demokrat Rachland Nashidik menyampaikan, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa melaporkan Menteri ESDM Sudirman Said dengan pasal pencemaran nama baik.
Dia menganggap, tudingan Said yang berkaitan dengan Pertamina Energy Trading Limited (Petral), sebagai kejahatan penistaan dan fitnah, sebagaimana termaktub dalam Pasal 310 dan 311 KUHP.
"Kalau Pak SBY mau, Menteri Said bisa dituntut dijerat pencemaran nama baik," kata Rachland dalam pernyataan resmi di Epicentrum Walk Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2015).
Mantan Juru Bicara Partai Demokrat itu membuat pernyataan resmi bersama mantan Staf Khusus SBY Andi Arief dan dua petinggi Demokrat lainnya, Didi Irawadi Syamsudi dan Didi Mukrianto.
Politisi Demokrat berkeras menuntut permintaan maaf dari Sudirman Said kepada SBY.
Menurut Rachland, Presiden Joko Widodo perlu turun tangan untuk menjelaskan sikap yang telah ditunjukkan pembantunya tersebut. Publik perlu tahu bagaimana Jokowi menyikapi pernyataan Said.
"Bagaimanapun, seorang pemimpin harus mengambil tanggung jawab atas kesalahan anak buahnya,"tutup Rachland.
Seperti diketahui, Menteri ESDM pernah mengeluarkan pernyataan di sebuah media yang menyebut kalau usulan pembubaran Petral kerap gagal di Istana pada pemerintahan SBY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah