Suara.com - Seorang manajer divisi teknologi informasi (IT) di anak perusahaan Coca Cola Co di Bangladesh ditangkap karena dituduh berencana bergabung dengan ISIS di Suriah, demikian disampaikan polisi dan sumber dari perusahaan, Senin (25/5/2015).
Sang manajer tak ditangkap sendirian. Menurut penyidik senior kepolisian, Sheikh Nazmul Alam, ada seorang lelaki lain yang ditangkap bersamanya dalam sebuah penggerebekkan di Ibu Kota Dhaka, Bangladesh, Minggu (24/5/2015).
Si manajer, Aminul Islam, adalah kepala divisi IT di perusahaan multinasional International Beverages Private Ltd. (IBPL), sebuah anak perusahaan Coca Cola. Sementara seorang lainnya, Sakib Bin Kamal, berprofesi sebagai guru sebuah sekolah di Dhaka.
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh polisi dan seorang sumber dari perusahaan pembuat minuman yang tidak mau disebutkan namanya. Menurut sumber tersebut, si manajer sudah tidak masuk kerja selama beberapa hari.
Dalam sebuah pernyataan, pihak perusahaan mengatakan telah mengetahui bahwa salah satu karyawannya, Aminul Islam Baig, ditahan polisi.
"Kami akan bekerja sama dengan penegak hukum sebagaimana dibutuhkan," kata perusahaan.
"Kami mengkonfirmasi bahwa Tuan Md Aminul Islam Baig adalah karyawan IBPL," sebut seorang juru bicara Coca Cola, induk perusahaan IBPL lewat email.
"Kami bekerjasama sepenuhnya dengan badan penegak hukum dalam hal ini," lanjutnya.
Alam, si penyidik, mengatakan bahwa para tersangka mengaku telah membujuk 25 siswa untuk bergabung dengan ISIS. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
-
Datangi Bareskrim, Andre Rosiade Desak Polisi Sikat Habis Mafia Tambang Ilegal di Sumbar!
-
Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini
-
Air Banjir Terus Naik! Polda Metro Jaya Evakuasi Warga di Asrama Pondok Karya
-
Curanmor Berujung Penembakan di Palmerah Terungkap, Tiga Pelaku Dibekuk di Jakarta hingga Cimahi
-
Diduga Tak Kuat Menampung Guyuran Hujan, Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk
-
Nadiem Hadapi Putusan Sela, Bebas atau Lanjut ke Sidang Pembuktian Kasus Korupsi Rp2,18 Triliun?
-
Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet
-
Kekerasan Anak Masih Tinggi, PPPA Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman