Suara.com - Sekretaris Jenderal Komisi Perlindungan Anak Indonesia Erlinda menduga inisiatif pembuatan video berdurasi 4 menit dan 8 detik yang berisi adegan hubungan intim dua anak di bawah umur datang dari orang dewasa.
"Orang dewasa yang mengarahkan. Anak-anak itu tidak bisa disalahkan karena belum punya pemahaman dan cara berpikir mereka belum sempurna atau masih pendek, belum tahu tentang seksual, belum tahu tentang apa itu menutup aurat," kata Erlinda kepada Suara.com, Selasa (26/5/2015).
Itu sebabnya, dengan kondisi anak yang masih begitu polos, kata Erlinda, orang tua atau siapapun yang berusia lebih dewasa harus melindungi anak
Erlinda menekankan orang dewasa yang mengondisikan anak-anak melakukan perbuatan asusila harus ditindak secara tegas.
"Siapapun yang lakukan itu, yang iming-imingi atau kondisikan anak lakukan perbuatan cabul, ini sudah kekerasan, wajib dihukum," kata Erlinda.
Dalam kasus perbuatan tak senonoh yang terekam di video tersebut, kata Erlinda, terjadi pembiaran oleh orang dewasa.
"Anak perempuannya dan anak lelakinya masih kecil sekali. Paling usianya 4-5 tahun. Ini sangat disayangkan, mereka bisa melakukan seperti itu. Ini terjadi pembiaran. Pembiaran seperti apa, satu orang dewasa membiarkan anak seperti itu, kedua, orang dewasa membiarkan mereka nonton VCD porno atau apapun sehingga mereka bisa meniru," kata Erlinda.
Erlinda mengatakan keadaan ini sudah darurat dan perlu keseriusan semua pihak untuk menanganinya dan mencegah hal serupa terjadi di masa mendatang.
Saat ini, KPAI sedang berkoordinasi dengan sejumlah lembaga negara untuk menangani peredaran video tersebut.
"Kasus ini sudah kita koordinasikan dengan Mabes, Polda Metro Jaya, dan Kominfo," kata Erlinda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Korlap Demo Rusuh Tak Bisa Dipenjara? Wamenkumham Beberkan Syarat Mutlak di KUHP Baru
-
Pramono Anung Endus Ada Pihak yang Sengaja Adu Domba Warga Lewat Tawuran
-
Gen Z Cemas Sulit Cari Kerja? KSP Qodari Bicara Loker dari Dapur MBG hingga Koperasi
-
Nadiem Klaim Dapat Info soal Kejagung Usut Kasus Chromebook saat Liburan dengan Istri di Luar Negeri
-
Amnesty International Desak Investigasi Independen atas Kematian Alfarisi di Rutan Medaeng Surabaya
-
Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM
-
Jadi Mendikbudristek Era Jokowi, Nadiem Makarim Akui Tak Paham Politik Hingga Pendidikan
-
Sejak Jadi Mendikbudristek, Nadiem Klaim Kekayaannya Berkurang hingga Tak Dapat Saham Tambahan Gojek
-
Tolak Pilkada via DPRD, Benny K Harman: Jangan Ambil Hak Rakyat Cuma karena Alasan Anggaran
-
Satu Akun Tumbang Minta Maaf, Andi Arief Tagih Pelaku Fitnah SBY Lain: Kami Tunggu