Suara.com - Polisi sedang mendalami pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor bernama Rooki Herdarmel yang mengaku sebagai anggota Paminal Mabes Polri.
Polisi gadungan ini terjaring Operasi Patuh Jaya lantaran nekat memasuki jalur busway.
"Pengedara bukan anggota tapi memakai atribut kepolisian baik helm jaket dan stiker motor. Pelanggaran lalin serta merta dia mengendarai motor yang salah dijalur busway," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Muhammad Iqbal kepada wartawan, Jumat (29/5/2015).
Selain itu, pihaknya akan menyelidiki surat kendaraan Honda XP 1300 CC yang digunakan Rooki. Pasalnya saat diberhentikan petugas, Rooki tidak bisa menunjukkan surat kendaraan tersebut.
"Motor dinas di Kepolisian digunakan dalam kepentingan dinas definitif. Apalagi sepeda motor patwal. motor itu ga ada STNKnya. Bodong," kata Iqbal.
Lebih lanjut Iqbal mengatakan, selama tidak bisa menunjukkan bukti surat kepemilikan kendaraan dinas itu, Roki bisa dikenakan pasal pemalsuan dan pelanggaran lalu lintas dengan pidana diatas lima tahun penjara. Bahkan, polisi mengaku tidak segan-segan itu menyita motor tersebut.
"Sepeda motor belum tau asalnya darimana, kalau itu dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan tidak ada surat menyurat patut diduga hasil kejahatan dan akan dilimpahkan ke reserse," katanya.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat