Suara.com - Pebulu tangkis Indonesia nomor ganda campuran Liliyana Natsir menyatakan tetap siap tempur dalam kompetisi super series premier BCA Indonesia Open 2015 meski terkendala persiapan yang kurang akibat mengikuti jadwal kejuaraan yang beruntun.
"Persiapan sih kurang ya, soalnya kita ikut pertandingan beruntun. Cuma ya kita sebagai atlet harus hadapilah walau persiapan kurang. Ya tetap siap tempur," kata Liliyana seusai latihan di Istora Senayan, Jakarta, Senin (1/6/2015).
Pemain yang akrab disapa Butet tersebut mengaku keikutsertaannya dalam empat kejuaraan secara beruntun dalam rentang waktu yang dekat mengakibatkan kondisi fisik terus menurun.
"Memang sebelumnya kan (Badminton) Asia (Championship), Sudirman (Cup), Australia (Open), dan nggak lama di sini (Indonesia Open), jadi beruntun," kata Liliyana.
Liliyana meraih juara dalam Dong Feng Citroen Badminton Asia Championship 2015 di Tiongkok pada April 2015.
Setelahnya Liliyana yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad juga mengikuti kejuaraan Sudirman Cup di Tiongkok pada awal Mei, yang kemudian dilanjutkan mengikuti kejuaraan Australia Open di akhir bulan yang sama.
"Pastinya kan gak se-fit orang yang ngga ikut pertandingan ya. Namanya empat pertandingan, normalnya manusia pastilah stamina berkurang," katanya.
Namun demikian Butet tidak mau menjadikan kondisi fisik sebagai beban selama bermain di BCA Indonesia Open 2015. Ia berpendapat performanya di atas lapangan akan terpengaruh apabila terus memikirkan kondisi fisik yang menurun.
"Cuma di pertandingan kita tidak mau mikirin itu, gimana caranya kita fokus ajalah. Kalau mau mikirin fisiknya, nanti terpengaruh. Jadi di lapangan kita fokus ajalah, kasih yang terbaik," ujar pemain kelahiran 9 September 1985 tersebut.
Tontowi/Liliyana sendiri akan berhadapan dengan pasangan Hong Kong Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah pada babak eliminasi Selasa (2/6/2015).
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini
-
Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?
-
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
-
Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!
-
Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS
-
Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks
-
Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?
-
Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?
-
Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim
-
Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi