Suara.com - Hakim tunggal Zuhairi yang memimpin sidang lanjutan praperadilan penyidik KPK Novel Baswedan meminta kakak Novel, Taufik Baswedan untuk bersaksi. Sebelumnya Polri meminta hakim tidak menghadirkan Taufik.
"Ya, nanti diterangkan di sini. Saya tetapkan, didengar keterangannya," kata Zuhairi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2015)
Joel Baner Toendan, salah satu kuasa hukum Polri mengaku keberatan jika Taufik Baswedan dihadirkan sebagai saksi. Alasannya Taufik memilki hubungan darah dengan Novel.
"Keberatan, karena saksi (Taufik Baswedan) mempunyai hubungan darah dengan termohon," kata Joel.
Mendengar penolakan itu, Novel lantas memberikan penjelasan alasan menghadirkan kakak kandungnya sebagai saksi. Taufik, kata Novel sangat mengetahui dengan detil ketika dirinya menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri. Pasalnya saat diperiksa, hanya pihak keluarga yang diperbolehkan hadir.
"Karena yang boleh masuk hanya keluarga, karena dia yang diperbolehkan hadir di Bareskrim," kata Novel.
Kuasa hukum Novel, Saor Siagian, juga mengatakan jika saat kliennya menjalani pemeriksaan, Novel tidak diperbolehkan didampingi pengacara.
"Saudara saksi inilah yang menyaksikan," katanya
Joel tetap keukeuh meminta hakim Zuhairi untuk tidak menghadirkan Taufik. Bahkan Joel meminta Taufik untuk tidak memberikan sumpah, lantara dianggap memiliki hubungan darah.
"Yang Mulia, karena ini keluarga, mohon tidak disumpah," kata Joel. Hakim Zuhairi langsung menanggapi, "kalau tidak disumpah, bagaimana?" katanya sambil memerintahkan saksi Taufik mengucapkan sumpah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD