Suara.com - Tim judo Indonesia meraih tiga medali emas dan satu perak pada hari pertama pertandingan cabang olahraga tersebut pada SEA Games 2015 di Hall 2 Singapura Expo, Sabtu (6/6).
"Hari yang luar biasa, tiga emas benar-benar sebuah pencapaian luar biasa, apresiasi bagi atlet yang telah berjuang keras hari ini," kata Manajer tim Judo Indonesia Zaenun di Singapura.
Indonesia berhasil meraih tiga dari lima emas yang diperebutkan pada final yang digelar. Suka cita juga berlangsung di kubu Indonesia menyambut sukses itu.
Emas pertama di persembahkan oleh Muhammad Syaiful Raharjo pada kelas 66 kg putra setelah menang ippon dari atlet Thailand Sarawut Petsing.
Emas kedua kontingen Merah Putih dipersembahkan atlet putri Ni Kadek Anny Andini pada kelas 56kg putri. Dengan pengalamanya Pandini mengakhiri ambisi atlet tuan rumah Singapura Xuan Yi Ang dengan kemenangan ippon.
Pada final pamungkas pada kelas 86kg, Gerrard George menutup laga dengan manis. Melalui pertandingan yang cukup berimbang akhirnya mampu mengatasi perlawanan andalan Thailand Nopachai Koncharat.
Sedangkan pada kelas 73 kg, Iksan Apriadi gagal mengkonfersi peluang di final menjadi emas setelah dikalahkan Terada dari Thailand yang meghasilkan melalui ippon dalam oertandingan ketat yang berlangsung 2 menit 55 detik.
Namun perlawanan yang dilakukan Iksan luar biasa, bahkan mendominasi pertarungan malam itu. Namun keberuntungan belum berpihak kepada atlet asal Jawa Barat itu.
"Yang pasti saya puas dengan pertandingan malam ini, sebuah laga yang benar-benar membuat kami lega di akhir pertandingan," kata Zaenun.
Meski telah mengoleksi tiga medali emas, seperti yabg dutarhetkan oleh Satlak Prima, namun tim judo Indonesia akan terus berusaha meraih medali tambahan pada dua hari ke depan. Seperti yang berlaga pada hari pertama, laga esok hari juga akan menentukan karena peluang Indonesia masih ada.
"Target Satlak Prima memang tiga emas, tapi target kita sendiri sebenarnya lima. Dan peluang itu masih ada karena kita masih ada Raisa dan Tiara di bagian putri," kata Zaenun.
Sementara itu peraih medali pertama judo, Muhammad Raharjo yang mengatakan medali emas yang diraihnya merupakan buah pengorbanan setahun jauh dari keluarganya untuk berlatih.
"Hampir enam bulan lebih saya di Jakarta, meninggalkan keluarga dan ibu saya yang kondisinya sakit, rasanya terbayar sudah," katanya.
Ia mengaku emas itu merupakan yang pertama diraihnya pada ajang SEA Games. Pada SEA Games 2013 di Myanmar ia hanya meraih perunggu.
"Senang sekali, emas ini untuk masyarakat Indonesian," katanya menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Kunci Dua Emas dan Misi Sapu Bersih Para Judo Indonesia
-
Dapat Bonus Rp1 M, Atlet Judo I Made Sastra Dharma Pilih Ditabung
-
Atlet Judo Syerina Belum Puas usai Raih Medali Emas SEA Games 2025
-
Update Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Disalip Vietnam, Thailand Digdaya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam