Suara.com - Cabang olahraga wushu dan perahu naga diharapkan mampu menjadi lumbung untuk mendapatkan medali emas bagi Indonesia pada hari kedua pelaksanaan SEA Games 2015 di Singapura.
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh media center di Singapura, Minggu (7/6/2015), cabang wushu paling banyak mempertandingkan nomor final yaitu tujuh nomor disusul dengan perahu naga dengan enam emas. Selain itu cabang olahraga renang dan judo juga masih banyak mempertandingkan nomor final.
Untuk wushu peluang Indonesia untuk mendapatkan medali emas cukup terbuka. Ada nama Lindswell dan Cindy Martono yang akan turun di nomer taijiquan. Selanjutnya ada Julius Yoga Kurniawan yang akan turun dinomor Taijijian. Begitu juga dengan Nandhira Mauriska dan Thalia Lovita yang akan turun di nomor straight sword jianshu.
Cabang olahraga perahu naga yang berhasil mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia, kembali menjadi incaran. Ada empat emas yang akan diperebutkan di antaranya nomor 500 meter TBR 12 crew putra dan putri. Juga 500 meter TBR 6 crew putra dan putri.
Begitu juga dengan judo yang mampu membuat kejutan dengan meraih tiga emas di hari pertama. Meski telah memenuhi target, cabang olahraga beladiri ini akan terus mengejar emas karena ada lima emas yang akan diperebutkan.
"Kami akan terus berusaha menambah pundi-pundi emas meski target kita sudah terpenuhi. Ada dua peluang lagi untuk mendapatkan emas," kata manajer judo Indonesia, Zaidun.
Prestasi judo pada SEA Games 2015 memang di luar dugaan karena saat ini banyak mengandalkan atlet muda. Namun, dengan tekad yang bulat akhirnya medali emas mampu diraih dan terus berpeluang bertambah.
Kondisi berbeda dengan anggar. Kontingen Indonesia ternyata tidak mampu memenuhi target satu emas karena medali tertinggi yang diraih hanya perak. Untuk itu, cabang olahraga lain dituntut untuk lebih maksimal.
Pada hari kedua pelaksanaan SEA Games 2015, ada 11 cabang yang dipertandingkan yaitu biliar, loncat indah, anggar, senam, judo, layar, sepak takraw, menembak, renang, perahu naga (TBR) dan wushu. Ada 41 medali emas yang diperebutkan.
Tag
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal